oleh

Diduga Karena Presensi Online, Banyak PNS Pati Yang Mengajukan Pensiun Dini

Mitrapost.com, Pati – Upaya pemerintah kabupaten pati untuk memacu kinerja Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati nampaknya disambut beragam dari sejumlah pegawainya.
Dengan diberlakukannya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 5 Tahun 2017 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebut membuat kebanyakan mereka (ASN) justru ingin pensiun dini.
Padahal, perbup tersebut dibuat agar PNS di Kabupaten Pati menjadi lebih disiplin dan tepat waktu. Dalam ketentuan perbup itu, ada penghargaan (reward) dan sanksi (punishment) yang diberikan kepada PNS bila disiplin atau tidak disiplin.
Sementara Kepala Bidang Pembinaan dan Kesejahteraan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pati, Abdul Kharis mengungkapkan, presensi online patut diduga menjadi salah satu alasan bagi sejumlah PNS ingin mengajukan pensiun dini. Mereka yang mengajukan pensiun dini berasal dari latar belakang yang beragam.
“Sejak ada presensi online beberapa bulan lalu, banyak PNS yang kalang kabut. Mereka harus disiplin masuk kerja, sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Beberapa dari mereka mengeluh, lebih baik tidak ada tambahan penghasilan pegawai (TPP) ketimbang ada presensi online,” ungkapnya.
Hingga sekarang, sudah ada puluhan PNS yang rencananya mengajukan pensiun dini, masih sebatas sharing. Namun, pengajuan pensiun harus memenuhi syarat sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Menurutnya, banyaknya PNS di Pati yang mengajukan pensiun dini disebabkan tidak ingin teratur dan disiplin dalam bekerja. Terutama, PNS yang bertugas di lapangan, seperti pegawai pasar, penyuluh, dan PNS yang berada jauh dari lokasi yang digunakan untuk presensi. Terlebih pada mereka yang sudah menginjak umur diatas 50 tahun keatas.
Joko, salah satu PNS mengungkapkan dirinya berencana mengajukan pensiun dini, karena selain sudah menginjak umur 51 tahun, lokasi kerja sangat jauh dari rumah.
“Saya sebentar lagi pension mas, lokasi kerjanya juga lumayan jauh, kalau harus pakai sepeda motor kecapekan,” tandasnya. (anto/syfa).

Baca Juga :   Sebanyak 250 Warga Karaban Dapat BSP dari Kemensos

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Berita Terkait