Jumlah Peserta BPJS kesehatan cabang Pati Capai 1.806.792 Jiwa

0
29
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati Bersama Wartawan Berphoto Bersama

(Pati – Jawa Tengah) –  Sejak digulirkannya Jaminan kesehatan Nasional- kartu indonesia sehat (JKN-KIS) berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Program JKN-KIS telah membuka akses yang lebih besar kepada masyarakat  untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan.

Secara bertahap, program JKN-KIS pun terus berkembang pesat, hingga saat ini secara nasional jumlah masyarakat yang telah mengikuti perogram JKN-KIS mencapai 180 juta jiwa atau lebih dari 70% dari jumlah proyeksi penduduk indonesia di tahun 2017.

Sementara itu, dalam Public Expose Capaian Kinerja kesehatan Cabang Pati kemarin (22/08) di Hotel New Merdeka. Kepala Kantor BPJS Cabang Pati, dr. Rahmad Widodo mengatakan hingga 30 juni 2017, jumlah peserta BPJ Kesehatan Cabang pati mencapai 1.806.792 jiwa. Termasuk didalamnya yang di daftarkan dan diintegrasikan dengan program JKN-KIS oleh pemerintah daerah pati, sebanyak 5.172 jiwa, pemerintah daerah rembang, sebanyak 19.426 jiwa, pemerintah daerah blora melalui program integrasi jamkesda sebanyak 42.946 jiwa.

“Kami ucapakan terima kasih kepada pemerintah daerah terhadap komitmen untuk menyukseskan program JKN-KIS. Selain komitmen dalam bentuk pembiyaan serta peluasan akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas ksehatan, ke depan kami harapkan peran pemerintah daerah juga makin optimalkan baik dari sisi kualitas dan mutu pelayanan ksehatan sehingga dapat terwujudnya Universal Health Converage atau cakupan semesta di  tahun 2019,” ujar dr. Rachmad Widodo.

Saat ini kantor BPJS Kesehatan Cabang Pati telah bermitra dengan 206 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), yang terdiri dari atas 71 Puskesmas, 75 Dokter Praktik Perorangan, 20 Dokter Praktik Gigi pereorangan, dan 40 klinik Pratama. Selai itu, BPJS Kesehatan Cabang Pati juga telah bekerja sama dengan 18 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) yang tediri atas 18 rumah sakit (termasuk di dalamnya 1 klinik utama), 16 apotek, serta 18 optik.

Selain meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan berbagai inovasi dan terobosan dilakukan untuk dapat memenuhi target tersebut. Masyarakat yang sebelumnya dapat melakukan pendaftaran di kantor cabang, kantor layanan operasional kabupaten/kota, website dan Bank mitra yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, kini pendaftaran dapat juga dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400.

Tak cukup berhenti disitu BPJS Kesehatan sekarang mengembangkan pendaftaran melalui sistem Dropbox di Kantor BPJS Kesehatan, dan Kantor Kecamatan, Pendaftaran melalui PPOB/ mitra kerja BPJS Kesehatan seperti kantor pos, melalui kader JKN serta pendaftaran melalui aplikasi mobile JKN. Pendaftaran melalui mitra kerja juga tengah dikembangkan dengan membuka point of service di pusat perbelanjaan seperti pasar tradisional dan tempat perbelanjaan lainnya. (dian).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here