Petani Desa Ngastorejo Budidaya Burung Hantu Untuk Membasmi Tikus di Sawah

0
39
Parnoto, Sekdes Ngastorejo menunjukkan Burung Hantu

Jakenan, Pati – Sebagai upaya menanggulangi hama tikus, sejumlah Petani di Desa Ngastorejo Kecamatan Jakenan membudidayakan burung hantu atau tyto alba sebagai predator alami hama tikus.

“Wilayah Desa Ngastorejo merupakan wilayah yang rawan banjir, terlebih lagi saat musim tanam padi, banyak hama tikus yang meresahkan petani,”ungkap Parnoto Sekdes Ngastorejo.

“Pada tahun 2010 sampai tahun 2012, tanaman padi di Desa Ngastorejo hampir keseluruhan mengalami gagal panen. Hal tersebut selain disebabkan karena banjir, juga karena serangan hama tikus,” imbuhnya.

Namun untuk membudidayakan burung hantu, para petani terkendala dengan biaya perawatan dan sangkar burung. Pasalnya untuk pemeliharaan budidaya burung hantu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk itu diharapkan perhatian dari pemerintah daerah maupun instansi terkait, untuk meringankan budidaya burung hantu tersebut.

“Harapannya, supaya dari pemerintah daerah, secara khusus dari instansi terkait di Kabupaten Pati memberikan perhatian lebih kepada petani di Desa Ngastorejo,”pungkasnya.

Reporter : Dian Sampurna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here