oleh

Forum Pemuda Peduli Desa Datangi Gedung Dewan Minta Kejelasan Laporan

Kota, Pati – Sejumlah warga Desa Semirejo Kecamatan Gembong yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Desa mendatangi Gedung DPRD Pati pada Kamis siang (18/1). Mereka mempertanyakan kejelasan terkait laporan yang pernah dilayangkan kepada wakil rakyat tersebut.

Gunawan Juru Bicara Forum Pemuda Peduli Desa menjelaskan tujuan kedatangan di gedung DPRD Pati. Pihaknya berkeinginan untuk memperdapat kejelasan terkait laporan yang telah di sampaikan dengan tembusan Bupati Pati dan 9 Dinas terkait.
“Kami berkeinginan melihat kejelasan dari yang dalam surat laporan kami yang pernah kami layangkan ke Kejaksaan yang tembusannya ke Bupati dan 9 instansi lainnya. Yang mana kami sampai saat ini kami belum menerima kejelasan,” katanya.
Pihaknya berkeinginan untuk mendapatkan kejelasan terkait laporan 14 item yang pernah dilayangkan kepada kejaksaan Pati.
“Jadi kami ingin mengajukan audiensi ke gedung DPRD Pati, untuk mendapat kejelasan laporan yang kami buat ada 14 item, salah satunya ada keteledoran, salah satunya tidak pernah ada LPJ, rapat akhir tahun tidak pernah, dia membenahi adminitrasi yang ada untuk yang digunakan, namun ada sebagian yang menurut kami ada yang masuk dalam ranah hukum tapi yang ranah hukum kehilangan aset atau pemusnahan yang tidak sesuai prosedur,” tegas Gunawan.
Sementara itu, menanggapi kedatangan sejumlah warga tersebut. Aji Sudarmaji Ketua Komisi A DPRD Pati menilai bahwa ada semacam kesalahpahaman komunikasi antara stakekholder atau OPD yang menangani aduan yang disampaikan Forum Pemuda Peduli Desa.
“Ini memang ada semacam miskomunikasi dan antara stakeholder atau OPD yang menangani dengan forum pemuda itu tadi. Sehingga kalau hal ini cepat direspon, saya rasa tidak masalah disana,” ungkap Adji Sudarmadji.
Menurutnya pihak forum pemuda tersebut harus berkomunikasi terlebih dahulu dengan intansi pemangku kepentingan seperti camat, bukan langsung ke kejaksaan.
“Hanya saja dari forum ini tidak komunikasi terlebih dahulu seperti camat atau apa-apa, tapi langsung kejaksaan sehingga hal ini perlu dipahami bersama jangan kemudian apa, hal hal kemudian kesana, bisa juga dikomunikasi dengan pemangku kepentingan,”imbuh Adji kepada mitrapost.com.
Dari audiensi tersebut, pihak DPRD melalui Komisi A akan mengintruksikan kepada OPD yang terkait untuk menindaklanjuti keluhan warga forum pemuda tersebut.
“Ketika mereka difasilitasi untuk bertemu nampaknya mereka menerima, namun ini segera, merekomendasikan kepada OPD, untuk segera menindaklanjuti,”pungkasnya.
Reporter : Dian Utoro Aji

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed