oleh

Kades dan Lurah Dilarang Terlibat Politik Praktis, Begini Sanksinya

Kota,  Pati – Rabu pagi (24/1) Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pati  mengadakan sosialisasi pengawasan bagi kepala desa atau lurah se-Kabupaten Pati pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018.
Melalui sosialisasi tersebut,  kepala desa atau lurah diajak untuk berpartisipasi  dalam pengawasan pada pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah mendatang.

Achwan Ketua Panwaslu Kabupaten Pati menjelaskan ada 406 kades dan lurah se-Kabupaten Pati yang menjadi peserta sosialisasi tersebut. Para kades dan lurah diharapkan untuk melakukan pengawasan pada pemilu mendatang,  sehingga dapat melaporkan dugaan pelanggaran yang ada di daerahnya masing-masing.
“406 kades dan lurah se-Kabupaten Pati ini adalah mengajak terkait dengan pengawasan pemilu. Sehingga kita minta pada kesesuaian se-Kabupaten Pati untuk turut serta berpartisipasi dalam pengawasan, sehingga bisa melaporkan dalam tahapan pemilu dan pilkada ada dugaan pelanggaran, “jelasnya.
Panwaslu Kabupaten Pati juga mengajak kades dan lurah se-Kabupaten Pati untuk tidak berperan politik praktis.  Karena sudah diatur dalam hukum UU nomor 6 tahun 2014.
“Kita juga mengajak Netralitas kades, bahwa dasar hukum UU 6/2014 tentang desa, disana mengatur netralitas perangkat desa seperti dilarang membuat tindakan atau keputusan yang menguntungkan atau merugikan salah satu Paslon, dilarang masuk parpol,” imbuh Achwan. 
Lantaran jika kades atau lurah yang terbukti ikut serta dalam politik praktis akan mendapatkan sanksi kurungan penjara 6 bulan hingga denda 6 juta rupiah.
“Tapi sanksi pidana diatur dalam UU nomor 10 tahun 2016, apabila ikut kampanye, atau tindakan yang membuat keputusan atau merugikan Paslon, itu bisa pidana kurungan, 1-6 bulan atau denda 600 ribu sampai dengan  6 juta, “tambahnya.
Sehingga Panwaslu sekali lagi mengajak kades dan lurah maupun perangkat desa untuk netral,  tidak berperan politik praktis.
Reporter : Dian Utoro Aji

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed