oleh

penempatan Pedagangdi pasar Rogowongso Molor, Begini Jawaban Kepala Pasar

Kota, Pati – Rencana penempatan pedagang di pasar Rogowongso molor hingga 5 hari. Seharusnya pedagang akan menempati kios mulai Jumat (26/1). Namun informasi yang dihimpun mitrapost.com para pedagang akan menempati pada selasa (30/1). Hal tersebut dikarenakan rumitnya penentuan ukuran kios lapak pedagang yang berbeda-beda sehingga pihak pasar harus mencarikan yang sesuai.

Rustini salah seorang pedagang pasar Rogowongso Pati menuturkan, penempatan pedagang dijadwalkan 26 Januari, hingga Jumat ini (26/1) masih berjulan di jalan Setiabudi (Pecinan). menurutnya informasinya pedagang mulai dipindah tanggal 30 Januari mendatang.
“Sudah dapat bagian lapak jualan, bagian diatas sekitar 39, para pedagang bumbu. Ini sudah ada tukang yang sedang membenahi lapak yang rencananya akan ditempati pada tanggal 30 mendatang,” jelasnya kepada mitrapost.com. 
Ia berharap untuk segera berjualan ke pasar Rogowongso, karena meskipun ramai berjualan di pinggir jalan. Namun sangat rentan terjadi kecelakaan karena kondisi jalan yang ramai.
“Ya segera pindah saja, karena jualan disekitar jalan ya memang seperti ini. Di jalan memang ramai pembeli namun karena dengan dekat jalan kan miris juga mas,” tambahnya.
Menanggapi molornya penempatan pedagang Pasar Rogowongso Pati, Karsiman Kepala Pasar Rogongwongso Pati menjelaskan, hal tersebut dikarenakan ukuran ijin kios pedagang yang bermacam-macam. Sehingga pihak pasar mencarikan lokasi yang tepat.
“Untuk masuk dalam pasarpun, kami usahakan untuk semaksimal mungkin untuk bisa memiliki tempat yang sesuai dengan ukuran ijin untuk menempati itu. Karena ijin juga varisi, kesulitannya untuk memilah-milahnya tadi,” jelasnya kepada mitrapost.com pada Jumat (26/1).
Lantaran dari ukuran ijin para pedagang bermacam-macam, ada yang berkuran kecil, namun ada yang berukuran luas. Sehingga ketepatan ukuran lokasi, untuk mengembalikan tempat semula pedagang.
“Diantara para pedagang, ada yang ukurannya kecil, ada yang ukurannya besar. Semua itu, dalam arti bisa mengembalikan tempat semula, dengan ukuran dan luasnya sama,” sambungnya.  
Ada sekitar 506 pedagang yang memiliki ijin, namun sekitar ada 60 hingga 70 penambahan pedagang darurat yang berjualan di depan pasar yang nantinya akan dimasukan dalam pasar.
“Pedagang disini yang berijin sekitar 506, dan yang belum yang belum ijin itu, dalam arti yang dulu darurat yang ada di depan pasar harus masuk semua, itu sekitar 60-70 pedagang. Akan diusahakan tetap masuk dalam pasar,” pungkasnya.
Reporter : DianUAji

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed