oleh

PNS Di Pati Borong Bawang Merah Milik Petani

Kota, Pati – Pasca tuntutan petani bawang merah atas murahnya harga bawang merah di depan Kantor Bupati Pati(15/1) lalu. Intansi-intansi di pemerintahan Kabupaten Pati sudah merealisasi untuk membeli bawang merah milik petani dengan harga 15 ribu rupiah perkilonya.
Seperti di gedung Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati Senin pagi (29/1). Setidaknya ada 4 kwintal lebih bawang merah asal kelompok Tani Krido Mulyo Desa Tompomulyo Kecamatan Batangan , yang dibawa ke kantor –kantor pemerintahan Kabupaten pati.

“Ini saya turut mengecerkan dari petani bawang merah, untuk dijual ke Intansi terkait seperti DPRD Pati. Sudah 2 kali ini saya melakukan droping di sejumlah dinas-dinas yang ada,” kata Suyadi Ketua Kelompok Tani Krido Mulyo saat melakukan droping di Gedung Dewan Senin pagi tadi(29/1).
Lebih lanjut sudah ada sekitar 8 kwintal bawang merah milik petani asal kelompok Tani Krido Mulyo dibeli oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di pemerintahan Kabupaten pati. Pihaknya mengaku terkurangi beban petani bawang merah, lantaran ada kebijakan pemerintah Kabupaten pati yang mewajibkan Pegawai Negeri Sipil Untuk membeli bawang merah.
“Ya termasuk saya sendiri ya, sebagai ketua kelompok ya senang. Bisa menyerap sedikit, sedikit. Bisa menyerap dari pasaran. Terkurangi beban petani,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati Bambang Santosa menuturkan dari pegawai negeri sipil yang ada di Sekwan DPRD Pati ada 36 pegawai, yang diwajibkan membeli bawang merah milik petani.
“Ini dalam rangka sedikit membantu meringankan teman-teman petani bawang merah yang ada di pati, yang saat ini mungkin mengalami kesulitan dalam hal untuk pemasaran. Untuk itu, teman-teman sekretariat di DPRD Pati membeli produk-produk bawang merah dari petani,” katanya kepada mitrapost.com.
Sementara itu untuk harga bawang merah hingga sekarang mengalami kenaikan diharga 10 ribu rupiah perkilonya, yang sebelumnya hanya diharga 5 ribu rupiah perkilonya.
Reporter : DianUaji

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed