oleh

Calon Buruh Migran Asal Pengayom Bangsa Dapat Sosialisasi Anggota DPR RI

Kota, pati – Direktur Utama PT Dewi Pengayom Bangsa Pati, Endro Dwi Cahyono berterimakasih kepada Imam Suroso sudah peduli terhadap nasib pekerja migran, dengan melakukan Sosialisasi UU 18/2017 kepada calon pekerja migran ke luar negeri.
“Waktu sosialisasi, cukup interaktif karena calon TKI ingin mengetahui hak-haknya, seperti BPJS dan hal berkaitan dengan TKI. Karena bagaimanapun juga, pekerja migran itu mengorbankan diri mereka berjuang sebagai pahlawan devisa negara yang jauh-jauh bekerja keluar negeri dan menafkahi keluarga mereka di Indonesia,” ungkap Endro Dwi Cahyono kepada mitrapost.com.
Baca Juga : Ribuan Warga Tlogowungu Siap Dukung Endro di Pileg 2019
Menurut pria asli Pati yang sekarang dipercaya menahkodai APJATI Jawa Tengah itu menilai banyak masalah yang terjadi jika para Buruh Migran Indonesia ini berangkat secara ilegal.
“Jika ingin berangkat bekerja ke luar negeri harus sesuai dengan prosedur, jangan sampai ilegal atau Un-procedural, karena apa, jika terjadi semacam itu, hak-hak pekerja tidak diberikan, bahkan dengan banyak alasan biosa dilaporkan ke Polisi,” tegas Endro.
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Imam Suroso usai melakukan Sosialisasi kepada puluhan calon tenaga kerja wanita (TKW) PT Dewi Pengayom Bangsa Pati mengungkapkan para calon Buruh Migran Indonesia (BMI) harus memahami undang-undang (UU) Nomor 18 tentang 2017 tentang penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri, sehingga mereka mengetahui hak-hak yang seharusnya didapatkan.
“Calon buruh migran yang akan berangkat ke luar negeri untuk bekerja, saya jelaskan bagaimana selamat ke luar negeri. Kalau sukses harus latihan bahasa, kalau kesulitan bisa menghubngi KBRI atau lainnya.  Kami juga akan mengawal dan membantu mereka kalau terjadi sesuatu,” ungkap Imam Suroso.
baca Juga : Maju di PILEG 2019, Dukungan Endro Semakin Meluas Hingga Ke Nelayan
Sebagai sebagai wakil rakyat, dirinya akan terus mengawal dan menyampaikan aspirasi para buruh migran ke tingkat pusat. Baik melalui kesejahteraan, pemerintah juga pro-aktif terhadap pekerja migran di daerah penempatan masing-masing, hingga mengawal anggaran di Kementerian Tenaga Kerja dan BNP2TKI yang mengurusi migran Indonesia.
“Saya berharap para calon buruh migran yang akan ditempatkan ke berbagai negara lancar, selamat, serta pulang membawa modal banyak bisa berwirausaha di Indonesia,” pungkasnya.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed