Awal Tahun, Nasib Nelayan Cantrang Belum Jelas

0
53
Kapal Nelayan Nelayan di Juwana

Juwana, Pati – Batas akhir nelayan yang menggunakan alat tangkap cantrang akhir desember 2017. Namun hingga awal tahun 2018, belum ada kejelasan dari Pemerintah Pusat terkait nelayan yang menggunakan alat tangkap cantrang.

Rasmijan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kabupaten Pati menilai Pemerintah pusat hingga akhir tahun dan pergantian tahun belum ada kejelasan terkait nasib kedepannya nelayan cantrang.

“Alat cantrang Desember sudah habis, kemarin sudah ketemu dengan Staf Presiden. Sudah ada laporan berbagai daerah terkait keluhan masyarakat terkait pelarangan cantrang. Namun dari pemerintah pusat adem anyem,”katanya.

Rasmijan menambahkan menanggapi Pemerinta Pusat yang masih belum ada respon keluhan nelayan cantrang. Dalam waktu dekat ini, seluruh nelayan akan melakukan gerakan ke daerah-daerah serentak seluruh Indonesia.

“Menyikapi respon pemerintah yang adem-adem, pihaknya kedepan akan melakukan gerakan untuk rasa di daerah-daerah secara serentak di seluruh Indonesia,”paparnya.

Pihaknya berharap supaya dengan gerakan yang dilakukan mendapatkan respon dari pemerintah.

“Mudah-mudahan ada respon dari pemerintah. Namun jika tidak ada gerakan akan berlanjut ke presiden,”imbuhnya.

Sementara itu jumlah kapal di Kabupaten Pati tercatat ada 150 kapal nelayan yang menggunakan alat tangkap cantrang.

Reporter : Prambodo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here