Ini Isi Petisi yang di Tandatangani Pemkab Pati dan DPRD Pati dalam Unras Nelayan Cantrang

0
72
Aksi nelayan cantrang di Juwana, Senin, (8/1) / Photo. Dian Utoro Aji

Juwana, Pati – Dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan nelayan cantrang pada Senin (8/1) nelayan bersama dengan Pemerintah Kabupaten dan DPRD Pati sepakat menandatangani petisi untuk di sampaikan ke Pemerintah Pusat.

Dalam petisi yang ditandatangani oleh DPRD Pati dan Bupati Pati. Diantaranya berisi, menolak pemberlakuaan alat tangkap cantrang serta meminta kepada Presiden RI legalitas secara nasional, Meminta kepada presiden agar nelayan cantrang tetap melaut menggunakaan alat tangkap cantrang sebelum ada legalitas alat tangkap cantrang, serta nelayan cantrang siap diatur, dan menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan Indonesia, dan meminta kepada presiden melalui penegak hukum dilaut agar tidak menangkapi nelayan Indonesia.

Edi Martanto, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati mengungkapkan meskipun bukan sepenuhnya kebijakan tekait cantrang tidak di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati. Namun pihaknya akan berusaha menampung aspirasi para nelayan cantrang.

“Kami akan bantu, meskipun kami tidak memiliki kapasitas hal itu. Namun kami juga akan berusaha, ini saja akan kami sampaikan kepada Bupati Pati dan Dinas Perikanan dan kelautan Provinsi Jawa Tengah,” ungkap Edi Martanto.

Hal senada juga disampaikan Awi, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati yang mewakili Ketua DPRD Pati akan mendukung perjuangan yang dilakukan oleh para nelayan cantrang yang ada di Kabupaten Pati.

“Nanti kita berjuang bersama-sama, walau bagaimanapun, kami merasakan keluarga besar saya nelayan cantrang. Bapak ibu sekalian mari kita perjuangkan nasib cantrang, sampai sekuat tenaga, kami dari Bupati dan DPRD, kami mendukung perjuangan bapak ibu sekalian,”ungkap Awi.

Setelah penandatangan petisi, nelayan cantrang pun membubarkan diri dengan tertib.

Reporter : DianUAji

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here