Nelayan Cantrang di Juwana mulai Menggalang Dana Untuk Biaya Hidup

0
76
Sejumlah nelayan menggalang dana untuk biaya hidup di posko desa Pekuwon Kecamatan Juwana/ Photo. Dian Utoro Aji

Juwana, Pati – Sebagai ungkapan keprihatinan dan kekecewaan terhadap kebijakan Pemerintah Pusat atas pelarangan alat tangkap cantrang. Ratusan nelayan cantrang yang mengatasnamakan  Aliansi Nelayan Indonesia (AMNI) di Juwana kembali melakukan aksi dengan mendirikan posko di jalan pantura Pati – Rembang turut desa Pekuwon Kecamatan Juwana pada Jumat (11/1).

Dalam aksi itu nelayan memasang spanduk yang bertuliskan kritik terhadap kebijakan Pemerintah Pusat. Mereka pun mulai bergerak menggalang dana untuk kebutuhan hidup sehari-hari. 

“Saat ini nelayan terdampak pada Permen Susi, kita bergerak untuk mencari makan, mengemis untuk makan sehari-hari,” kata Kasuwi salah seorang nahkoda kapal.

Menurutnya pelarangan cantrang ini sangat jelas berdampak pada hilangnya mata pencarian sebagai nelayan. Terlebih pihaknya mengkhawatirkan aksi kriminalitas pun akan meningkat.

“Kalau kelamaan bisa saja akan terjadi kriminalitas, karena kelamaan tidak bisa bekerja bahkan sudah banyak kejadian para nelayan atau ABK yang sudah terbukti mencuri, banyak yang ditangkap,” pungkasnya.

Sementara itu, tercatat 150 kapal lebih di Juwana Pati yang terdampak kebijakan pelarangan cantrang yang tidak bisa melaut.

Reporter : Dian Utoro Aji

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here