Tempat Karaoke Kembali Di Razia Satpol PP

0
230
Photo. Mitrapost.com/ Kontributor 02

Kota, Pati – Sejumlah tempat karaoke yang kedapatan buka pasca penyegelan, pada Senin (12/3/2018) malam dirazia petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pati.

Pantauan di lapangan, setidaknya ada enam usaha karaoke yang didatangi petugas. Namun demikian, sejumlah tempat karaoke tersebut banyak yang tutup.  Namun ternyata, ketika ratusan personel gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, dan sejumlah Ormas meninggalkan lokasi, tempat karaoke tersebut buka kembali.

Hal itu diketahui, setelah petugas kembali lagi ke tempat karaoke pada selang waktu yang tidak lama. Sontak saja, para pekerja karaoke nampak kalang kabut, saat kembali didatangi petugas. Bahkan, sempat ada yang hendak kabur menghindari razia, namun bisa diamankan oleh Satpol PP.

Tetapi sayangnya, tidak ada penindakan dari pihak Satpok PP, seperti penangkapan pegawai karaoke atau penyitaan alat-alatnya. Lantaran, petugas hanya mendata pegawai dan pengunjung karaoke tersebut, kemudian melepaskan mereka.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Hadi Santosa mengatakan, razia yang dilaksanakan tersebut merupakan upayanya untuk mengawasi usaha karaoke yang telah ditutup. Mengingat, banyak laporan dari masyarakat, dan tentunya berdasarkan pengawasan dari pihaknya, banyak karaoke yang membandel.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa karaoke yang disegel masih buka. Dan setelah kami datangi ternyata memang betul masih buka,” katanya.

Dirinya juga menyatakan, jika petugas sempat kucing-kucingan dengan pekerja karaoke. Sebab, ketika didatangi pertama kali tutup, namun setelah ditinggal buka kembali.

Fakta ini, mau tidak mau menjadi pelajaran penting bagi Satpol PP, agar bisa intensif melakukan pengawasan dan razia. Agar, usaha karaoke yang telah disegel, tidak buka kembali.

“Ini semacam pelajaran bagi kami, untuk tetap melaksanakan operasi sesering mungkin, dan melaksanakan tindakan hukum bagi yang membandel,” pungkasnya.

Dalam operasi itu, pihaknya juga menemukan ada satu segel yang hilang, yakni di Karaoke Citra. Sedangkan untuk Karaoke Gyras, meski alat-alatnya sudah disita sebelumnya, tapi tetap buka.

“Kami punya kewenangan untuk memproses hukum, bagi usaha karaoke yang melanggar,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here