7 Puskesmas Resmi Menyandang BLUD

0
79
Photo.mitrapost.com/Dokumentasi Pribadi

Pati – Bupati Pati Haryanto menyerahkan SK BLUD kepada beberapa puskesmas kemarin. Diantaranya adalah Puskesmas Cluwak, Puskesmas  Dukuhseti, Puskesmas Tayu I, Puskesmas Tayu II, Puskesmas  Margoyoso I, Puskesmas Margoyoso II dan Puskesmas Gunungwungkal.

Menurut Bupati Haryanto jika sebelumnya pengelolaan anggaran tersentralisasi di Dinas Kesehatan, sekarang pihak puskesmas tersebut telah mempunyai kewenangan penuh dalam mengelola anggaran.

Hal ini bukan berarti puskesmas tidak berkoordinasi lagi dengan Dinas Kesehatan, namun dalam memberi pelayanan yang baik pihak puskesmas harus tetap bekerjasama dengan Dinas Kesehatan karena puskesmas tetap dibawah naungan Dinas Kesehatan.

Sementara itu, dari 7 puskesmas itu, khusus puskesmas Margoyoso II belum diberi SK BLUD penuh, karena Puskesmas itu baru proses yang dulunya tidak ada rawat inap menjadi puskesmas rawat inap.

Sementara itu, tahun 2018 ini puskesmas yang akan ditingkatkan menjadi puskesmas rawat inap ada 2 yaitu Puskesmas Pucakwangi I dan Puskesmas Trangkil, rencananya nanti semua puskesmas di Pati dalam waktu dekat akan ditingkatkan menjadi puskesmas rawat inap.

Dengan adanya SK BLUD penuh ini Bupati Haryanto berharap para pegawai puskesmas bisa meningkatkan kualitas pelayanan puskesmas agar tidak mendapat kritikan dari masyarakat.

Selain itu pihaknya juga berharap agar para pegawai bisa memilah-milah mana pasien yang bisa ditangani di puskesmas saja dan mana pasien yang memang harus dirujuk ke rumah sakit.

“Bila cukup ditangani di puskesmas ya puskesmas saja, tidak usah di rumah sakit,” ungkap Bupati Haryanto.

Selain itu dalam sambutannya Bupati Haryanto juga menyampaikan beberapa tuntutan kepada pihak puskesmas dan masyarakat, diantaranya yang pertama pihak puskesmas diharapkan untuk berkomitmen memberi pelayanan yg terbaik bagi masyarakat. Yang kedua pihak puskesmas dituntut untuk mengelola puskesmas dengan baik sesuai aturan Perbup nomor 25 tahun 2017.

Kemudian yang ketiga pihak puskesmas diharuskan bersikap adil dan proporsional dalam memberikan insentif kepada karyawan, yang keempat pihak puskesmas dituntut meningkatkan inovasi pelayanan. Lanjut kelima pihak puskesmas dituntut untuk meningkatkan koordinasi penyelenggaraan program puskesmas dengan Dinas Kesehatan.

Sementara yang ke enam meminta khususnya Camat Margoyoso untuk ikut memonitoring dan mengawasi Puskesmas Margoyoso II dan yang terakhir menghimbau agar masyarakat bisa mengakui dan memberi apresiasi terhadap pelayanan yang telah mengalami perbaikan.

“Untuk warga masyarakat mumpung kita masih sehat, selalu periksakan kesehatan,” pungkasnya mengakhiri sambutan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here