Gelar Razia Makanan, Tim Gabungan Kulon Progo Temukan Puluhan Makanan Kadaluwarsa

0
48
Photo : Tim Gabungan saat sedang mengecek tanggal kadaluwarsa sejumlah makanan dan minuman di pasar tradisional Kulon Progo/Mitrapost.com/Sugondo

Kulon Progo, Yogyakarta – Tim gabungan dari  Satpol PP bersama  Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan,  Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pertanian dan Pangan, Kulon Progo, menemukan puluhan makanan dan minuman kadaluwarsa dalam razia di pasar tradisional pada Sabtu kemarin (26/5).

Petugas secara intensif mendatangi pedagang dan memeriksa sejumlah barang dagangan yang dipajang di toko atau kios di beberapa pasar tradisional Kabupaten Kulon Progo. Sejumlah barang bukti, berupa minuman kemasan yang rusak kemasannya, makanan ringan buatan sejumlah pabrik yang kadaluwarsa, disita oleh tim gabungan dan sebagian dimusnahkan ditempat.

Selain itu petugas juga menemukan jamu asam urat yang belum terdaftar di BPOM. Bahkan ada juga makanan dan minuman yang tidak ada tanggal kadaluwarsanya.  Seperti minuman energi, larutan penyegar, chikie hingga kue basah yang sudah berjamur.

Baca juga : Lakukan Operasi Pekat, Polres Kulon Progo Berhasil Ringkus Pengedar Narkoba, Penjual Miras, dan Bandar Togel

Untuk itu, para pedagang yang diketahui menjual produk-produk kadaluwarsa diberikan peringatan untuk lebih cermat saat menerima barang dari agen atau distributor karena makanan dan minuman kadaluwarsa sangat berbahaya bagi konsumen.

“Jika jatuh korban, pedagang juga berisiko dijerat hukum. Maka harus hati-hati, agar tidak membuat para pihak berurusan dengan hukum,” kata Kepala Disperindag Kulon Progo, Kris Sutanto.

Sementara itu, Qumarul Hadi,  Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP  Kabupaten Kulon Progo mengatakan bahwa razia jelang lebaran ini atas dasar dua undang–undang pangan dan perlindungan konsumen.

“Puluhan obat dan makanan serta minuman kadaluwarsa, berbahaya untuk konsumen. Maka harus disita. Dan sebagian langsung dimusnahkan. Ketika ditanya pedagang dapat dari mana mereka mengaku dari distributor atau sales, tetapi mereka tidak sampai cek tanggal kadaluwarsanya karena main percaya,” katanya.

“Kita akan lihat di pasar yang lain, jika memang volume produk kadaluwarsa ini cukup banyak beredar di wilayah ini, maka kita akan intensifkan pemantauan peredarannya dengan menurunkan petugas tambahan,” ujarnya menambahkan.

Baca juga : Warga Blokade Jalur Tambang Batu Andesit di Kulon Progo

Rencananya razia ini akan terus di lakukan hingga h-1 jelang lebaran. Sedangkan barang sitaan dari para pedagang akan segera dimusnahkan. (Sgd/Nov/Sht)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here