Polda DIY Tangkap 3 Pengedar Tembakau Gorila

0
47
Photo : Konferensi pers Ditresnarkoba Mapolda DIY hari Kamis kemarin/Mitrapost.com/Sugondo

Yogyakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda DIY menangkap tiga orang berinisial ANW, DSP, dan AK. Mereka ditetapkan sebagai tersangka pengedar sekaligus pemakai narkotika golongan I jenis tembakau gorila.

Direktur Reserse Narkoba Polda DIY Kombes Pol Wisnu Widarto, S.I.K. dalam konferensi pers di Mapolda DIY, pada Kamis (31/5) kemarin mengatakan bahwa polisi menyita barang bukti berupa tembakau gorila seberat 1.450 gram.

“Mereka mengaku barang dibeli melalui instagram kemudian dipasarkan lagi melalui instagram,” kata Dirresnarkoba

Penangkapan terhadap tiga tersangka dilakukan oleh Unit Opsnal Ditresnarkoba Polda DIY di Pondok Helmoni, Jl. Ringroad Utara Ringinsari, Maguwoharjo, Sleman pada 26 Mei pukul 17.00 WIB.

“Pelaku yang kita amankan ini ternyata sudah mempersiapkan tempat penyimpanan tembakau gorila untuk dipasarkan di Yogyakarta dan luar Yogyakarta,” kata dia.

Baca juga : Sambut Arus Mudik Lebaran, Kepolisian Polda DIY Cek Keamanan Jalur Kereta Api

Ketiga tersangka memiliki peran yang berbeda. ANW dan DSP berperan sebagai kurir, sedangkan AK sebagai pemilik barang. Tersangka AK, menurut Wisnu, merupakan mahasiswa pascasarjana di sebuah perguruan tinggi swasta. “AK ini kandidat S2 jurusan psikologi di sebuah PTS,” ujarnya.

Tembakau gorila, dibeli oleh tersangka AK melalui akun instagram dengan harga Rp5 juta per 100 gram, namun tersangka membeli sebanyak 2 kilogram dengan harga Rp50 juta.

Selanjutnya tersangka menjual kembali tembakau tersebut melalui instagram setelah diberi tambahan perasa. Tersangka memasarkan tembakau tersebut dengan label Tembakau Arjuna.

Barang yang dijual secara acak itu, menurut pengakuan tersangka kebanyakan dibeli pelanggan asal Yogyakarta, Malang, Bekasi, dan Semarang. “Tersangka mengirim barang kepada pembeli melalui jasa pengiriman JNE dan Tiki dengan memberi identitas barang suku cadang komputer,” kata Wisnu.

Baca juga : Gelar Razia, Petugas Gabungan Temukan Puluhan Kosmetik Ilegal di Kulon Progo

Atas perbuatannya, ketiga tersangka akan diproses dengan pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan Permenkes Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Golongan Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara. (Sgd/Nov/Sht)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here