Sering Berkeringat Tanda Penyakit Jantung, Mitos atau Fakta?

0
8

Kota, Pati – Sering berkeringat terutama di telapak tangan meskipun cuaca sedang tidak panas maupun sedang tidak melakukan aktivitas berat terkadang menimbulkan rasa kekhawatiran tersendiri. Rasa khawatir tersebut dipicu karena banyaknya mitos yang beredar di masyarakat bahwa orang yang mengalami kondisi tersebut dianggap sedang menderita penyakit jantung.

Berkeringat merupakan suatu mekanisme tubuh untuk mendinginkan diri secara alami. Sistem saraf secara otomatis akan memicu kelenjar keringat bila temperatur tubuh kita meningkat. Dalam medis, keadaan di mana bagian-bagian tubuh kita terlalu sering berkeringat dinamakan hiperhidrosis. Hiperhidrosis biasanya dialami di bagian-bagian tertentu seperti tangan, kaki, ketiak, dan wajah.

Telapak tangan yang berkeringat sebenarnya tidak terikat dengan penyakit lain. Sedangkan orang yang mempunyai penyakit jantung biasanya ditandai dengan gejala-gejala tertentu lainnya.

Baca juga : Manfaat Kolang-Kaling yang Belum Banyak Diketahui Orang

Para ahli menyebutkan bahwa telapak tangan yang berkeringat disebabkan oleh gangguan kecil pada sistem saraf. Saraf akan mengaktifkan kelenjar keringat bila kita merasa terlalu bersemangat, emosional, gugup, grogi, cemas, banyak bergerak, kepanasan, mengonsumsi makanan pedas, atau karena hormon. Ketika saraf bereaksi berlebihan, kita pun bisa banjir keringat, termasuk di telapak tangan.

Tidak hanya karena gangguan kecil pada saraf, namun seringnya berkeringat di telapak tangan bisa jadi akibat faktor genetik/keturunan dari keluarga dan hal itu bukanlah suatu indikasi penyakit jantung. Namun bila kondisi keringat tersebut semakin berlebih dan menimbulkan keluhan-keluhan lainnya, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here