Ternyata 4 Rempah-Rempah Murah Ini Dulunya Lebih Mahal Daripada Emas

0
83

Kota, Pati – Bahan makanan seperti rempah-rempah kini memang mudah kita jumpai di warung-warung terdekat. Namun tahukah Anda bahwa barang-barang ini dulunya tergolong barang yang cukup berharga hingga harganya lebih mahal dibandingkan emas.

Beratus-ratus tahun lalu, satu ons garam bisa ditukar dengan beberapa ons emas. Namun seiring dengan perkembangan zaman, kecanggihan teknologi, dan kemudahan transaksi maka komoditas-komoditas tersebut menjadi turun level.

  1. Garam

Pada akhir abad ke-6, 1 ons garam dibarter dengan 1 ons emas. Dulu garam merupakan salah satu komoditas yang tak ternilai harganya. Tidak hanya di Indonesia, namun di negara Cina, India, Mesir, hingga Yunani juga menganggap hal yang sama. Alasannya karena saat itu garam merupakan bahan yang dapat digunakan sebagai pengawet makanan, mengingat pada zaman tersebut belum ada teknologi pengawet yang semaju seperti sekarang. Apalagi garam yang dapat digunakan sebagai penyedap rasa makanan dan sangat penting bagi kesehatan.

2.    Cengkeh

Cengkeh merupakan rempah-rempah yang juga bernilai tinggi hingga abad ke-18. Pada abad ke-17, 1 kilogram cengkeh bisa dihargai dengan 6 gram emas murni.

Baca juga : Tren Alis Unik Sekaligus Aneh yang Pernah Viral

  1. Lada hitam

Pada abad pertengahan, lada hitam merupakan rempah-rempah paling berharga hingga para pedagang di Venesia dan Genoa bisa mematok harga sesuka hati mereka. Itu yang membuat lada memiliki status sebagai barang mewah.

  1. Pala

Dulu harga pala jauh lebih mahal daripada emas. Bahkan saat itu Negara Spanyol dan Portugal saling bunuh-membunuh, hanya demi cengkeh. Pada tahun 1600-an, pulau kecil dengan luas 3×1 kilometer penghasil Pala di Indonesia yang bernama Run menjadi pulau berharga, hingga Negara Inggris dan Belanda terlibat perang untuk memperebutkan pulau tersebut. (Diolah dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here