Noto Subiyanto Harapkan Masyarakat Pati Tidak Terkena Imbas Gerakan #2019GantiPresiden yang Provokatif

0
81
Foto : Noto Subiyanto, Anggota Komisi B DRPD Pati/Mitrapost.com

Kota, Pati – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Noto Subiyanto menegaskan kepada semua pihak untuk tidak saling melakukan perpecahan. Hal itu disampaikannya lantaran geram terhadap aksi di masyarakat seperti bermunculannya kelompok yang memprovokasi rakyat dengan gerakan Tagar Ganti Presiden Tahun 2019.

Menurutnya, jika ingin ganti presiden seharusnya melalui konstitusi dan tidak perlu melakukan upaya provokatif yang memecah.

Oleh karena itu, lanjut Noto Subiyanto, jika gerakan itu sudah bermunculan di DKI maupun di daerah lain, hal tersebut tidak perlu di bawa-bawa ke Pati. Sebab, untuk pergantian presiden sudah diatur secara jelas melalui proses konstitusi, yaitu pemilu presiden 17 April tahun 2019.

Dengan demikian, tanpa harus diajak-ajak secara provokatif, rakyat ini sudah tahu bahwa akan berlangsung Pilpres yang sudah dijadwalkan oleh KPU.

”Mengapa kelompok yang waton suloyo itu tidak sabar menunggu sampai berlangsungnya pelaksanaan pemilihan. Secara konstitusi Pak Jokowi ini masih sah sebagai Presiden RI, dan itu sama saja dengan simbol negara yang baru akan berakhir masa jabatannya sekitar Oktober 2019,” ujarnya.

Baca juga : Jelang Ramadhan, Noto Subiyanto Harapkan Pemerintah Jaga Harga Sembako Stabil

Katanya lebih lanjut, seharusnya rakyat diajak untuk menghormati konstitusi, sehingga pada saat pemilihan nanti benar-benar memilih presiden yang dipercaya oleh rakyat.

Berhubungan dengan hal tersebut, pihaknya akan hadir sebagai perwakilan lemba yang sebentar lagi akan melakukan Aksi Damai Pati Ramah di Alun-alun Simpanglima Pati. Kelompok tersebut menamakan dirinya sebagai Kolasi Masyarakat Pati Aman Kondusif (Kompak), sehingga mereka pun diminta untuk tetap menjaga kondusivitas Pati.

“Jika hal tersebut sebagai upaya antisipasi agar Pati tidak terkena imbas politik gerakan Tagar Ganti Presiden Tahun 2019, hendaknya benar-benar konsekuen dan konsisten. Dengan mengajak seluruh rakyat menggunakan hak pilihnya untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden pada Pilpres yang sudah dijadwalkan KPU, yakni 17 April Tahun 2019 mendatang,” imbuh Noto Subiyanto. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here