Aneh, Negara Ini Menggaji Karyawannya yang Menganggur

0
19

Kota, Pati – Banyaknya lapangan pekerjaan tidak menjamin masyarakat mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Sebab lapangan pekerjaan yang meningkat ternyata juga diiringi dengan peningkatan yang lebih pesat oleh angka kelulusan yang siap bekerja. Sehingga angka pengangguran menjadi tidak terkontrol.

Di Indonesia, banyaknya pengangguran mengakibatkan ekonomi mereka menjadi tidak stabil. Dampaknya banyak pengemis, pencopet, dan kejahatan-kejahatan lainnya.

Namun ternyata di luar negeri, ada beberapa negara yang menggaji para warganya yang menganggur. Berikut ulasannya.

  1. Inggris

Di Inggris ternyata memiliki program untuk mengalokasikan dana bagi para pengangguran yang sedang mencari pekerjaan. Namun tidak semua pengangguran mendapat bantuan dana. Sebab mereka harus melalui proses wawancara terlebih dahulu. Jumlah bantuan yang diberikan adalah 1 sampai 1,9 juta rupiah yang dibayarkan setiap dua minggu sekali.

Baca juga : Ini Alasan Awak Pesawat Minta Turunkan Sandaran Tangan Saat Pesawat Lepas Landas

  1. Perancis

Pemerintah Perancis juga memberikan bantuan bagi masyarakatnya yang masih menganggur. Mereka mendapatkan bantuan sebesar 6900 Euro atau 120 juta rupiah perbulan yang dibayarkan selama dua tahun sekali. Berarti rata-rata warganya mendapatkan 5 juta rupiah perbulan.

  1. Finlandia

Pada awal tahun 2017, Finlandia menyediakan dana bagi warganya yang menganggur. Bahkan Finlandia memberikan subsidi sebesar 560 Euro atau sebesar 7,8 juta rupiah perbulan.

  1. Jerman

Di negara Jerman, bantuan bagi pengangguran di Jerman disebut dengan asuransi pengangguran, yang maksimal diberikan sekitar 51 juta rupiah.

Baca juga : Makan Durian Bikin Mabuk? Inilah 3 Mitos Seputar Buah yang Banyak Dipercaya Masyarakat

  1. Irlandia

Tidak ketinggalan di Irlandia juga memberikan bantuan bagi warganya yang belum mempunyai pekerjaan. Pemerintah Irlandia memberikan 3 juta rupiah perminggu untuk warga usia 26 tahun ke atas, 2,5 juta perminggu untuk warga berusia 25 tahun dan 1,7 juta untuk mereka yang berusia 18-24 tahun. (Diolah dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here