Terbukti Konsumsi Narkoba, Polres Pati Ungkap Kasus Dua Lelaki Di Depan Pasar Trangkil

Reporter : Agus Riyanto

0
23
Foto : Polres Pati saat konferensi pers terkait kasus narkoba di Kantor Satnarkoba Polres Pati/Mitrapost.com/Agus Riyanto

Kota, Pati –  Polres Pati mengungkap kasus kronologi kejadian overdosis narkoba yang terjadi di depan Pasar Trangkil Pati pada 20 Desember lalu.

Setelah melakukan penyelidikan, Polres Pati mengungkap dua lelaki telanjang sambil pelukan di dalam mobil bernopol B 2254 KFB tersebut positif mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu hingga overdosis.

Menurut Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto, S.I.K menyampaikan bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula saat kedua pelaku dalam perjalanan menuju Jakarta. Sebelum berangkat, mereka mengonsumsi sabu-sabu yang telah dibeli sebelumnya. 

Baca juga : Sempat Ambles, Jalan Gubeng Bisa Digunakan Kembali

“Kedua tersangka, yakni M dan D adalah warga Sampang, Madura. Sebelum melakukan perjalanan, keduanya terlebih dahulu mengkonsumsi sabu-sabu. Keduanya kembali mengonsumsi sabu-sabu saat sampai di SPBU Batangan, Pati. Lalu melanjutkan perjalanan,” ungkapnya saat konferensi pers di depan kantor Satnarkoba Polres Pati, Jumat (28/12/2018).

Ketika melaju dari SPBU Batangan, seharusnya mereka mengambil jalan lurus hingga ke Kudus. Akan tetapi, keduanya justru belok kanan hingga berada di depan Pasar trangkil. Pada saat di TKP itu, bahan bakar mobil sudah habis, sehingga mobil terpaksa diberhentikan. Dan pada saat itulah sabu-sabu yang dikonsumsi bereaksi.

“Reaksi dari konsumsi sabu-sabu kemudian membuat keduanya membuka semua bajunya, hingga memakan kotoran mereka sendiri ketika berada di dalam mobil. Saat kejadian, seorang satpam yang melihat kejadian tersebut menegur pelaku akan tetapi tidak dihiraukan. Hal tersebut kemudian dilaporkan oleh Satpam ke Polsek Wedarijaksa. Akan tetapi meskipun sudah disuruh keluar oleh petugas, pelaku enggan membuka mobil sehingga petugas melakukan upaya paksa,” lanjutnya.

Karena kedua pelaku dalam posisi berpelukan dan tidak mau dipisah, petugas akhirnya melakukan upaya paksa dengan mengikat kedua tangan dan kaki masing-masing pelaku.

Baca juga : Jumlah Pemilu Ditetapkan, KPU Pati Distribusikan DPTHP ke Desa

Kedua pelaku kemudian dibawa ke RSUD Soewondo untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan tes urin, kedua pelaku positif telah mengkonsumsi sabu-sabu. Bahkan, pihak kepolisian juga mengamankan sisa sabu-sabu yang tercecer di jok dan lantai mobil dengan jumlah 0.54 gram.

“Atas apa yang sudah dilakukan oleh kedua pelaku tersebut, keduanya diancam dengan pasal 112 ayat 1 subsider 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan acaman hukuman 12 tahun penjara,” ungkap Kapolres. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here