Flyover Tanpa JPO Berdampak Turunnya Omzet Pedagang di Pasar Jatingaleh

Reporter : Sigit Nugroho

0
11
Foto : Flyover tanpa JPO di Pasar Jatingaleh berdampak omzet pedagang turun/Mitrapost.com/Sigit Nugroho

Semarang – Pembangunan Flyover Jatingaleh memberikan dampak positif  dan negatif bagi masyarakat, khususnya bagi para Pedagang Pasar Jatingaleh, Semarang.

Dampak negatif pembangunan flyover yang dikeluhkan oleh masyarakat adalah turunnya omzet kegiatan dagang di Pasar Jatingaleh. Apalagi pembangunan fly over tersebut tidak dilengkapi jembatan penyebrangan orang (JPO).

Hal tersebut sangat disayangkan karena pembangunan flyover tidak digarap secara menyeluruh dengan membuat akses yang masih tetap mendukung kegiatan berdagang.

Baca juga : BPN Tegaskan Perangkat Desa Agar Tidak Ada Kesalahan Input dalam Pendataan PTSL

“Sangat disayangkan, kenapa pembuatan JPOnya tidak dari dulu saat masih pembangunan. Hal ini membuat omzet rata-rata pedagang turun sampai 50 persen karena flyover,” jelas Ketua Paguyuban Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Pasar Jatingaleh, Raza Alfa.

Selain itu, Raza menyampaikan adanya flyover yang tidak dilengkapi JPO telah menyebabkan beberapa kali kecelakaan. 

“Kalau dulu sebelum ada flyover saya jualan sampai maghrib, tapi sekarang menjelang dzuhur saja sudah sepi pembeli,” jelas Reza.

Reza berharap agar dibuatkan JPO untuk memudahkan akses warga yang akan ke pasar maupun anak-anak sekolah. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here