Paguyuban PKL Simpang Lima Pati Menilai Tempat Relokasi Tidak Layak

Reporter : Sigit Nugroho

0
823
Foto : Tempat relokasi PKL di belakang GOR Pesantenan Pati sedang dalam pembenahan/Mitrapost.com/Sigit Nugroho

Kota, Pati – Renovasi Alun-Alun Simpang Lima Pati berdampak pada Pedagang Kaki Lima (PKL) Simpang Lima yang akan direlokasi. Tempat relokasi yang dirasa pedagang tidak layak menjadi salah satu alasan pedagang enggan pindah.

Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima Simpang Lima Pati (PKL Simpati), Thukul, mengatakan jika tempat relokasi yang berada di Tempat Pelelangan Kayu (TPK) Perhutani di belakang GOR Pesantenan Pati tidak layak untuk dijadikan relokasi PKL Simpang lima. Thukul mengeluhkan, akses jalan menuju lokasi kurang mendukung, serta jarang diketahui oleh orang.

“Akses jalan tidak mendukung. Tempat terpinggirkan,” ungkap Thukul saat dihubungi mitrapost.com, Senin (04/02).

Baca  juga : Renovasi Alun-Alun Simpang Lima Pati, Pemkab Pati Siapkan 10 Miliar Rupiah

Menurut Thukul, tempat relokasi tidak cocok dijadikan destinasi wisata. Pasalnya, wilayah relokasi sepi dan tidak strategis, berbeda dengan simpang lima yang sudah menjadi ikon Kabupaten Pati.

“Tempatnya tidak cocok untuk destinasi wisata. Tempat relokasi seharusnya strategis jalannya bisa segala arah.” Jelas Thukul.

Thukul berharap, jika nantinya alun-alun simpang lima direnovasi oleh Pemkab Pati, pedagang tidak dipindahkan dan tetap diizinkan mencari nafkah di lokasi semula. (*)

Foto : Tempat relokasi PKL di belakang GOR Pesantenan Pati sedang dalam pembenahan/Sigit Nugroho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here