oleh

Tingkatkan Pembangunan Kesehatan, Dewan Pati Ajukan Raperda Tentang HIV/AIDS

Pati, Mitrapost.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS.

Noto Subianto, Sekretaris Komisi D DPRD Pati, menyampaikan bahwa kesehatan merupakan suatu unsur kesejahteraan umum yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa.

Untuk mewujudkannya maka harus dilakukan pembangunan kesehatan yang diarahkan untuk mempertinggi derajat kesehatan yang memadai. Menurut Noto, salah satu masalah pokok dalam kesehatan ini adalah HIV/AIDS.

“Masalah ini sangat mengkhawatirkan karena hingga sekarang belum ada regulasi pada tingkat pemerintahan daerah,” ujar Noto Subianto, Sekretaris Komisi D yang ditugasi sebagai juru bicara Pemrakarsa Raperda tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.

Baca juga: Raperda Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS Telah Diajukan, Begini Gambarannya

Terlebih, menurut data perkembangan HIV/AIDS di Pati sangat mengkhawatirkan. Selama periode 1966-2017 temuan kasus penderita penyakit yang menyerang sistem imun ini mencapai 1.168 dan jumlah meninggal sebanyak 159 orang.

Sedangkan pada tahun 2017 jumlah kasus HIV/AIDS di Pati mencapai 101 orang. Tingginya temuan HIV/AIDS ini membuat Kabupaten Pati masuk zona merah urutan ke 10 besar di Jawa Tengah.

“Melihat hal tersebut, maka perlu disusun sebuah peraturan daerah yang mengatur tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS,” imbuhnya.

Oleh karenanya DPRD Pati yang merupakan wakil rakyat di dearah serta sebagai unsur pemerintahan daerah mempunyai kewajiban untuk ikut serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Sehingga dalam rangka mewujudkan kepastian hukum dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, DPRD Pati perlu mengajukan raperda tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS,” pungkasnya. (Adv/AR/UP/SHT).

Baca juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed