oleh

Padatnya Jadwal Meeting Virtual Bisa Mengguncang Kesehatan Mental

Mitrapost.com – Akibat pandemi Covid-19, banyak kegiatan tatap muka beralih ke virtual. Jika dulu ketika rapat dilakukan di ruangan yang diikuti banyak orang, saat ini Anda hanya perlu membuka laptop maupun ponsel untuk mengaktifkan aplikasi meeting virtual.

Meski berhadapan di depan layar, banyak orang saling berlomba untuk tampil menarik tak peduli jika kanan kirinya berantakan. Tak jarang panggilan video bisa membuat orang jadi merasa tak nyaman dengan wajahnya. Beruntung kalau Anda bisa mematikan kamera saat rapat, tapi ada beberapa juga yang mengharuskan untuk memperlihatkan wajah.

Baca juga: Tips Mengelola Keuangan Bagi Kaum Milenial di Era Pandemi

Apa yang kini dianggap sebagai cara baru untuk berinteraksi dengan orang lain secara online ini secara tak langsung sudah memengaruhi cara seseorang melihat dan mengkritik diri sendiri. Bahkan ketika digunakan secara berlebihan, konferensi video dapat memicu dampak yang merusak bagi kesehatan mental dan citra tubuh seseorang.

Menurut Dr Martina Paglia, psikolog di The International Psychology Clinic dikutip dari CNNIndonesia, pada era ini komunikasi melalui platform sosial lebih sering terjadi daripada bertemu langsung, yang saat ini sudah langka. Itu memang datang dengan kelebihannya, tetapi itu juga telah menyebabkan paradoks kesepian, kecemasan, depresi, kebencian dan narsisme yang terkait langsung dengan penggunaan media sosial yang berlebihan.

Baca juga: Tips Kelola Keuangan Secara Ideal Ketika Single

Dalam kondisi saat ini, konferensi video yang bagi banyak orang menjadi fitur konstan dalam kehidupan kerja justru menambah masalah.

Pertemuan tatap muka adalah mekanisme penting untuk komunikasi dan menjaga lingkungan yang sehat. Ini cara yang bagus untuk memperkenalkan perasaan, emosi, sikap, gerak tubuh, dan postur kita secara non-verbal. Namun pada rapat virtual, kami perlu melakukan lebih banyak upaya untuk tetap aktif.

Baca juga: Tips Merawat Rambut Agar Terhindar Dari Kerusakan Bercabang  

Ini mungkin terdengar sepele, tetapi energi yang dibutuhkan untuk menjaga momentum tetap berjalan di ruang virtual yang penuh dengan gangguan, kegagalan teknologi, dan kelambatan dapat membuat kita merasa terkuras.

Dalam pertemuan kehidupan nyata, keheningan adalah alat yang sangat baik karena menciptakan ritme dan ketenangan yang alami. Dalam pertemuan virtual, itu membuat kami cemas dan marah. Kami keluar zona dan merasa orang lain kurang ramah dan fokus.

Baca juga: Tips Buat Smoothie Hijau Sehat dan Enak di Rumah

Jika Anda mengalami hal ini dan membiarkannya maka penggunaan media sosial dan platform konferensi yang berlebihan dapat merusak tingkat produktivitas kita, membuat kita kehilangan fokus dan menurunkan mood kita.

Memiliki kepala yang menatap diri sendiri untuk waktu yang lama bisa jadi tidak menyenangkan. Untuk menghilangkan kebosanan kita bisa lebih fokus pada memperbaiki rambut, riasan dan pakaian kita daripada terlalu fokus pada rapat. Karena ketika Anda merasa percaya diri maka Anda akan jadi lebih produktif dan juga efisien dalam bekerja.

Tak dipungkiri, melihat wajah kita bercahaya di sudut layar bisa membuat kita lebih sadar diri, tapi juga, lebih kritis.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebookinstagram, dan twitter

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed