oleh

Tak Punya Anggaran Kuota Gratis untuk Madrasah, Kemenag Pati Andalkan Bantuan Operator

Pati, Mitrapost.com Kementerian Agama (Kemenag) belum mempunyai anggaran untuk bantuan kuota gratis bagi siswa maupun guru madrasah.

Staf Kantor Kemenag Pati, Agus Ansori, mengungkapkan saat ini pihaknya belum mengetahui apakah dari kementerian mengalokasikan anggaran untuk siswa madrasah atau tidak.

“Saya belum tahu persis ada bantuan kuota dari kementerian atau tidak. Kalau bantuan semacam ini kan memakan biaya banyak dan saya belum tahu ada anggarannya atau tidak,” ujar Agus Ansori saat ditemui Mitrapost.com di kantornya, akhir pekan lalu.

Pihaknya saat ini mengandalkan bantuan dari operator untuk meringankan beban siswa, guru, maupun orang tua siswa dalam mencukupi kebutuhan kuota internet pembelajaran jarak jauh atau daring.

“Yang jelas ini dari XL dan Telkomsel yang ada. Kami bekerja sama dengan pihak operator untuk memberikan bantuan,” terang Agus Ansori.

Baca juga: 44,9 Ribu Siswa dan Guru Madrasah di Pati dapat Kuota Internet dari Telkomsel

Pihak XL rencananya memberikan bantuan internet gratis kepada seluruh siswa MI, MTs, MA dan gurunya. Siswa MI sendiri ada 29.769 sedangkan gurunya ada 2.564. Lalu, siswa MTs ada 25.335 dan gurunya sebanyak 2.741. Kemudian untuk MA ada 1.632 guru dan 15.224 siswa.

“Yang dari XL akan disalurkan itu untuk MA-nya dulu, kalau siswa MTs kemudian gurunya, untuk MI informasi yang kami terima seperti itu (mendapatkan bantuan) gurunya juga dapat. MI data siswanya ini ada itu data gurunya,” tuturnya.

Sedangkan pihak Telkomsel akan memberikan bantuan kuota gratis kepada 44,9 ribu siswa dan guru MTs dan MA berupa 11 GB pada bulan pertama dan apabila disisi pulsa 5 ribu setiap bulan maka akan mendapatkan kuota internet gratis sebesar 10 GB.

Bantuan dari Telkomsel ini terhubung dengan Dapodik bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Maka dari itu, selain mendapatkan kuota dari Telkomsel, siswa maupun guru ini juga akan mendapatkan bantuan dari Kemndikbud sebesar 35 GB setiap bulannya.

Selain memberikan bantuan kepada MTs dan MA, pihaknya juga berencana memberikan bantuan kepada 1.151 guru RA dan 2.564 Guru MI. (*)

Baca juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed