oleh

Melalui RUU Cipta Kerja, DPR Rancang Regulasi Pertumbuhan Pertanian

Pati, Mitrapost.com Melalui Undang-undang Cipta Kerja, DPR RI merancang untuk mereformasi regulasi-regulasi dan hambatan pertumbuhan serta perkembangan pertanian nasional.

Anggota DPR RI, Firman Soebagyo, mengatakan kedaulatan pangan di masa pandemi Covid-19 sangat penting untuk menyokong ketahanan pangan nasional. Sebab kondisi pandemi membatasi ruang gerak ekonomi.

Namun, di momentum Hari Tani Firman mengatakan bahwa saat ini bisa menjadi momentum bagi kebangkitan para petani. Sebab jika berkaca kembali, sektor pertanian tidak terlalu terdampak oleh wabah virus corona.

Pemerintah perlu mengatur hal ini agar stabilisasi di sektor pertanian tetap terjaga meskipun ekspor-impor dari dan keluar negeri hasil pertanian masih terkendala akibat pandemi corona.

“Untuk kedaulatan pangan, kita punya komitmen bahwa dalam setiap tata ruang itu harus ada alokasi khusus untuk kedaulatan pangan nasional kita. Dan itu menjadi salah satu rujukan di dalam rancangan Undang-Undang Cipta Kerja ini. Dengan komitmen seperti ini diharapkan petani bisa mendapatkan satu lahan yang memadai sehingga mereka  bisa efektif dan efisien,”  ujar politisi senior partai Golkar, Jumat (25/9/2020).

Baca juga: Hari Tani Nasional, Dewan Pati: Lanjutkan Reformasi Agraria

Sebagai anggota Komisi IV dan anggota Badan Legislasi DPR RI, Firman mengatakan DPR telah membahas rancangan Undang-Undang tentang Cipta Kerja, yang salah satunya ikut memotori rancangan undang-undang untuk mereformasi regulasi-regulasi dan hambatan pertumbuhan serta perkembangan pertanian nasional.

“Ini adalah satu kebangkitan kembali Hari Tani. Ini dijadikan satu semangat baru agar petani nasional kita bisa mencapai untuk menuju kedaulatan pangan nasional. Alhamdulillah di tengah-tengah Covid-19 ini petani masih survive, karena diantara kegiatan usaha yang memang masih bisa memberikan harapan masyarakat tentunya adalah petani,” pungkasnya. (*)

Baca juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

Komentar

News Feed