oleh

Akan Resesi, Dewan Imbau Dinkop UMKM Harus Turun Tangan

Pati, Mitrapost.com – Dikatakan Menteri Keuangan Indonesia, bulan ini perekonomian Indonesia sudah capai resesi. Diproyeksi ekonomi nasional berada di level negatif. Di tingkat daerah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dari fraksi NKRI, Muhamad Danung Singgihaji memprediksi kondisi ini akan berdampak serius kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Imbas dari resesi ini adalah stok barang produksi melimpah, sedangkan permintaan konsumen menurun.

Danung mengungkapkan ada dua hal yang bisa dilakukan oleh pelaku usaha untuk meminimalisir dampak dari resesi ini. Pertama mengurangi bahan baku atau mencari alternatif bahan baku untuk memperkecil biaya produksi.

Cara kedua, dengan meningkatkan inovasi atau ciptakan varian produk yang lebih kreatif agar minat beli konsumen meningkat.

Baca juga : Gandeng Startup Qasir, Grab Bantu Sistem Transaksi UMKM

Dalam hal peningkatan inovasi, Danung mengimbau Dinas Koperasi dan UMKM Patu untuk ikut terlibat membina para pelaku UMKM dalam proses kreatif menemukan inovasi produk.

“Untuk Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Pati hendaknya memberi fasilitas untuk pengembangan dan kemajuan masyarakat Pati, khususnya bagi pelaku usaha kecil. Misanya dinas bisa ikut andil dalam penciptaan inovasi dibidang batik,” kata Anggota Dewan dari Komisi B itu, Jumat (2/10/2020).

Meski resesi, Danung optimis pelaku UMKM Pati dapat bertahan. Karena diketahui bahwa kondisi ini tidak hanya mendampak kepada Kabupaten Pati saja. Pasalnya virus corona ini menjadi faktor utama.

“Untuk pelaku UMKM di daerah Kabupaten Pati agar terus semangat dan terus berinovasi dalam kemajuan produk asli Pati bersaing di skala nasional dan dapat go internasional,” pungkasnya. (Adv/MA/DF/SHT)

Baca juga : 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebookinstagram, dan twitter

Redaktur : Dwifa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed