oleh

Dewan Pati Berharap Akreditasi RSUD Diimbangi Kualitas Pelayanan

Pati, Mitrapost.com – Muntamah, Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berharap pihak RSUD RAA Soewondo Pati tingkatkan kualitas manajemen pelayanan agar kepercayaan masyarakat meningkat.

Muntamah menyoroti status RSUD RAA Soewondo adalah Tipe B  dan akreditasinya A Pendidikan paripurna, harusnya mampu menarik rujukan dari RS setingkat di bawahnya.

Baca juga: Dewan Imbau Warga Tetap Patuhi Prokes dalam Peringati Maulid Nabi

Namun rumor yang beredar, RSUD RAA Soewondo dikabarkan memiliki tingkat okupansi (jumlah unit yang terpakai) hanya 16% dari ruangan yang ada.

Ada juga yang mengeluhkan terkait rumitnya sistem rujukan serta kurangnya kesiap siagaan pegawai dalam melayani masyarakat.

Hingga puncaknya Komisi D DPRD Pati melakukan pemanggilan terhadap direksi UPT RSUD RAA Soewondo beberapa waktu yang lalu.

Baca juga: Guru Kumpulkan Siswa dengan Jumlah Terbatas, Dewan Pati: Tak Masalah

“Saat rapat (pemanggilan) dengan Komisi D, RS menyampaikan hunian tempat tidur di RSUD RAA Soewonda Pati cuma 16 %  karena rujukan berjenjang dan juga karena kondisi pandemi covid -19,” terang Muntamah kepada Mitrapost.com, Selasa (27/10/2020).

Setelah pemanggilan tersebut, di lain kesempatan Komisi D DPRD melakukan sidak yang untuk melihat langsung kondisi ruangan rumah sakit yang sebenarnya.

Diakui Muntamah dalam kedatangannya yang kedua, RSUD RAA Soewondo sudah mulai berbenah dan beberapa perbaikan sistem telah dilakukan.

“Saat kami ke sana huniannya sudah ada peningkatan. Sudah berusaha meningkatkan pelayanan,” kata Muntamah.

Baca juga: Video : Dewan Pati Dukung Perpanjangan Gerakan Pakai Masker untuk Antisipasi Libur Panjang

Muntamah berharap ke depan RS Soewondo juga mampu tanggulangi stigma masyarakat yang enggan berobat lantaran takut dicovidkan.

“Karena ada covid, masyarakat yang sakit sedikit tidak mau ke rumah sakit, takut kalau dicovidkan. Kami mendorong, karena akreditasi nya A pendidikan paripurna, managemen pelayanan harus diperbaiki dan harus ada daya tarik yang dapat menarik pasien rujukan,” pungkasnya. (Adv/MA/AZ/SHT)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed