oleh

Dewan Pati : Insentif Prakerja Batal Cair Perlu Dievaluasi

Pati, Mitrapost.com – Kabar terbaru menyebutkan insentif Kartu Prakerja senilai Rp 1,1 triliun batal dicairkan ke peserta lantaran pengelola mencabut status 310.212 peserta.

Spontan mantan peserta tak lagi bisa mendapatkan manfaat kartu prakerja.

Diketahui bahwa dicabutnya status kepesertaan tersebut akibat para peserta tak kunjung membeli paket pelatihan setelah dinyatakan lolos.

Baca juga: Dewan Pati Minta Bank Permudah Proses Pembuatan Kartu Tani

Secara regulasi dalam Peraturan Permenko No. 11 Tahun 2020 mengatakan, setiap peserta memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak mendapat sms pengumuman dari kartu prakerja.

Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Narso menyoroti situasi tersebut sebagai bagian dari evaluasi kartu prakerja. Ia berasumsi program pelatihan digital yang ditawarkan di prakerja dianggap tidak menarik oleh masyarakat.

Baca juga: Ketua Dewan Pati Minta Segera Pendistribusian Pupuk Jika Kuota Sudah Terpenuhi

“Kita berharap dengan mundurnya 321.000 ribu peserta tersebut, ini juga bagian evaluasi dari prakerja. Bisa jadi masyarakat memandang bahwa asas kemanfaatan bagi akses tersebut kurang bermanfaat bagi mereka,” katanya, Selasa (3/11/2020).

Ia juga menyayangkan mindset para peserta yang menganggap kartu prakerja hanya digunakan sebagai penyalur bansos, tanpa mengambil manfaat materi latihan.

Baca juga: Video : Pupuk Langka, Dewan Pati Gelar Rapat Kerja Menyoal Pendistribusian Pupuk

“Sudah rahasia umum bagi yang mengajukan mereka dapat cash money . Jadi banyak yang salah pengertian dengan kartu prakerja ini,” imbuhnya.

Perlu diketahui, latar belakang diadakannya kartu prakerja adalah untuk persiapan masyarakat menghadapi dunia kerja yang digabungkan dengan bantuan sosial (bansos). Program ini direncanakan akan menjaring 5,6 juta peserta dengan total anggatan Rp20 triliun di tahun 2020.(Adv/MA/AZ/SHT).

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Berita Terkait