oleh

Pupuk Langka, Pemkab Rembang: Distributor Telat Ambil

Sekadar informasi, di Kabupaten Rembang, pupuk Urea bersubsidi sesuai pengajuan RDKK mencapai 30.243 ton, namun hanya dialokasikan 23.000 ton saja. Sampai bulan Oktober 2020, sudah disalurkan 20.042 ton atau 87 persen, sehingga tinggal tersisa 2.958 ton. Sementara itu, Dinas Pertanian Dan Pangan mengusulkan tambahan 3.000 ton.

Pupuk ZA pengajuan sesuai RDKK 19.015 ton, hanya dialokasikan 10.052 ton dan sudah didistribusikan 8.141 ton, sisanya 1.911 ton. Kini diajukan tambahan 2.000 ton. Pupuk SP 36, pengajuan dari petani 13.572 ton, Kabupaten Rembang hanya memperoleh 3.796 ton dan sudah disalurkan 2.854 ton. Karena tinggal tersisa 942 ton, akhirnya diajukan tambahan 2.000 ton.

Baca juga: Pemkab Rembang Salurkan Bantuan Alsintan ke Kelompok Tani

Untuk jenis NPK dari pengajuan petani 29.960 ton, hanya dijatah 17.970 ton. Saat ini sudah disalurkan 13.287 ton, sisanya 4.683 ton.

Sedangkan pupuk organik, pengajuan versi RDKK 56.268 ton, hanya dialokasikan 8.657 ton. Kini telah terdistribusi 5.726 ton, sisanya 2.391 ton. Khusus pupuk jenis NPK dan organik, Pemkab Rembang belum mengusulkan penambahan.  (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Tentang Penulis: Aziz Afifi

Gambar Gravatar
Wartawan Mitrapost.com Area Rembang dan Blora

Komentar

Berita Terkait