oleh

Langkah Konkret Pembangunan Berkelanjutan Lokal Pati

Pati, Mitrapost.com – Indonesia turut serta dalam aksi global dunia, Substainable Development Goals (SDGs) atau lebih dikenal dengan nama Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDRT), SDGs Global ini di lokalkan dalam konteks desa, karena kontribusi pedesaan dianggap menyumbang 75 persen pencapaian nasional.

Baca juga: Dispermades Pati : BLT DD Diprediksi Berlanjut hingga 2021

Secara umum, SGDs ini memuat 17 tujuan yang diharapkan dapat tercapai pada tahun 2030.

17 tujuan ini diantaranya, menghapus kemiskinan, mengurangi kelaparan, kesehatan yang baik dan kesejahteraan, pendidikan bermutu, kesetaraan gender, air bersih dan sanitasi, energi bersih dan terjangkau, pekerjaan yang layak, infrastruktr indistri, mengurangi ketimpangan, kota dan komunitas yang berkesinambungan, konsumsi dan produksi yang bertangungjawab, penanganan perubahan iklim, menjaga ekosistem laut, menjaga ekosistem darat, perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang kuat, dan kemitraan untuk mencapai tujuan.

Baca juga: Gelar Seleksi Pra Porprov 2021, PBVSI Pati Cari Tosser dan Spiker

Di Pati, Mitrapost.com menememui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades), Sudiyono untuk mengetahui langkah konkret SGDs di daerah.

Ia mengatakan, pelaksanaan SGDs Desa berporos pada penggunaan Dana Desa (DD).

Baca juga: Ayo Cek! Notifikasi BLT Gaji Guru Sudah di Simpatika

“Kalau itu sudah masuk di Permendes (Peraturan Menteri Desa) agar penggunaan Dana Desa untuk SGDs, diantaranya penanganan ekonomi, bahwa agar dana desa untuk mendorong desa ini maju baik kesehatan maupun ekonomi dan lingkungannya,” katanya kepada Mitrapost.com, Kamis (17/12/2020).

Di sektor kesehatan, dana desa harus digunakan untuk penanganan stunting, di sektor ekonomi digunakan untuk pemulihan ekonomi misal dengan BLT DD.

Baca juga: Video : IPSI Pati Pasang Target Loloskan 15 Atlet Silat di Porprov 2022

“Juga tahun 2021 nanti masih dianggarkan untuk Jaring Pengaman Sosial dan lain-lain,” imbuhnya.

Demi mencapai standar SGDs Global, dana desa juga dititikberatkan pada program padat karya atau mengadakan kegiatan pembangunan infrastruktur yang mengeedepankan tenaga manusia dalam jumlah besar dibandingkan mesin.

“Tapi tahun ini kita pusatkan di penanganan Covid dan kebangkitan ekonomi masyarakat,” pungkas Sudiyono.(*)

Baca juga: 

Tonton video “Peresmian MPP Pati Dihadiri Menpan-RB, Wartawan Dibatasi Meliput”

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Berita Terkait