oleh

Tak Terpengaruh Isu Partai Keluarga, Kartina Sukawati Tetap Dukung AHY

Pati, Mitrapost.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Demokrat Kartina Sukawati menentang Isu yang menyebutkan Partai Demokrat (PD) adalah partai keluarga. Ia menilai hal ini adalah isu lama yang dihembuskan untuk memecah belah PD.

Kartina Sukawati atau akrab disapa Bu Ina ini mengungkap isu tersebut dihembuskan di sosial media oleh oknum-oknum yang tidak menyukai kepemimpinan Ketua Umum PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan ingin mengkudeta Partai Demokrat.

“Mereka yang tidak suka dengan Mas AHY dan menyebar isu di media sosial bahwa partai Demokrat bukan partai modern tapi partai keluarga. Kenapa baru sekarang diributkan dan tidak waktu kongres lalu,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Fraksi Demokrat Harap Perda RTRW Bermanfaat untuk Rakyat Kecil

Kartina menceritakan, dirinya sudah lama menjadi kader di Partai Demokrat. Ia mengatakan tetap setia di Partai Demokrat karena adanya sosok Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Foto: Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Demokrat Kartina Sukawati (kanan) bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) dan Ketua DPC Partai Demokrat, Joni Kurnianto (kiri)/ Mitrapost.com/istimewa/

“Saya di Partai Demokrat ini karena Bapak SBY, dan partai ini adalah partainya bapak SBY. Saya tidak merasa partai ini adalah partai keluarga. Karena sumua itu merujuknya kepada Pak SBY,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, kecintaannya kepada SBY karena kualitasnya dalam memimpin. Menurutnya sudah tak diragukan lagi, dengan semua yang SBY lakukan saat menjadi presiden selama dua periode dan saat beliau memimpin partai.

“Kami tidak merasa terganggu atau merasa partai ini partai keluarga. Yang terpenting sepanjang pemimpin partai ini memiliki kualitas dan kinerja yang bagus semua itu tidak masalah bagi kami,” pungkasnya. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

 

Komentar

Berita Terkait