oleh

Presentase Kematian Covid-19 Pati Tertinggi Se-Jateng, Tracing Masih Terendah

Pati, Mitrapost.com – Kabupaten Pati masih menduduki presentase kasus kematian Coronavirus Disease atau Covid-19 tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.

Sementara itu, tracing Covid-19 di kabupaten yang berjuluk Bumi Mina Tani ini masih yang paling rendah dibandingkan kabupaten/kota lain di Jawa Tengah.

Berdasarkan data yang dimiliki Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Tengah, presentase kematian Covid-19 di Kabupaten Pati mencapai 17,02 persen. Hal ini masih jauh dari rata-rata presentase di Jawa Tengah yang hanya mencapai 6,22 persen.

Baca juga: Mitrapost Sepekan ; Kebiasaan Membersihkan Gigi, PPKM Mikro Efektif Tekan Covid-19, Dll

Bupati Pati Haryanto mengakui presentase angka kematian Covid-19 di wilayahnya ini. Ia mengatakan hal ini terjadi lantaran beberapa faktor. Salah satunya, tracing yang dilakukan oleh pihaknya kurang maksimal.

“Tes swab PCR berkurang, bisa juga tes antigennya juga berkurang. Selain itu, juga kejenuhan,” ujar Haryanto dalam Rapat Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (8/3/2021) siang.

“Tadi kasus kita tinggi. Aksinya kita rendah. Kematian kita tinggi,” imbuh Haryanto yang sebelumnya mengikuti Rapat Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Tengah melalui video conference.

Baca juga: Presentase Kematian Covid-19 di Pati Tertinggi, Tracing Harus Ditingkatkan

Selain itu, lanjut Haryanto, saat ini presentase kematian di Kabupaten Pati tinggi lantaran sejak awal pandemi Covid-19 presentase kematian di Kabupaten Pati sudah tinggi. “Ini sudah terlanjur tinggi sejak awal. Jadi sulit turunnya,” kata Haryanto.

Meskipun demikian, ia memerintahkan kapada Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pati, Edy Siswanto untuk menggencarkan tracing. Haryanto meminta Edy melakukan tes swab maupun rapid test antigen secara massal di berbagai tempat dan untuk berbagai elemen masyarakat.

“Bisa pedagang pasar, tenaga pemakaman dan panitia penyelenggara pemilihan kepala desa (Pilkades) di-tracing,” tandas Haryanto. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

 

Tentang Penulis: Umar Hanafi

Gambar Gravatar
Wartawan

Berita Terkait