oleh

Video : Pembuatan SIM Kaum Difabel, Polrestabes Semarang Gandeng Pemkot

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Semarang, Mitrapost.com – Polrestabes Semarang melakukan penandatangan nota kesepakatan MOU dengan pemerintah kota Semarang, terkait pembuatan SIM D untuk para penyandang Difabel di Kota Semarang.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar melalui Wakapolrestabes Semarang AKBP Iga Dwi Perbawa Nugraha, mengatakan, penandatangan kesepakatan ini dilakukan, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap penyandang Difabel dalam kepemilikan SIM D.

“Hari ini kita melakukan Pendatanganan Nota Kesepakatan pembuatan SIM untuk para penyandang Difabel dan Disabilitas, Antara Polrestabes Kota Semarang bersama dengan Pemkot Semarang,” katanya di Balaikota Semarang, Senin (15/3/2021).

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Kapolri Jenderal Pol Lystio Sigit.

“Hal ini wujud kesinergian Polrestabes Semarang bersama Pemkot Semarang, dalam menjalankan program 100 hari kerja Kapolri, termasuk dengan program SIM untuk difabel ini,” ungkapnya.

Baca Juga :   Video : Dinsos Pati Terima 8 Aduan Kasus Pencabulan dan 21 Kasus Bullying

Dia juga menambahkan, bahwa SIM D untuk para penyandang cacat Difabel ini, berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia. Sehingga tidak hanya untuk kota Semarang saja.

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit, mengungkapkan, bahwa dari 30 orang disabilitas yang dilatih oleh Satlantas Polrestabes Semarang, hanya 10 orang yang berhasil lulus untuk ujian SIM D ini.

“Kepada yang tidak lulus ujian SIM D, kami harap jangan berkecil hati. Satlantas Polrestabes akan terus melatih mereka, hingga mendapatakan SIM D,” jelas Sigit.

Dijelaskan Sigit, dalam MoU antara Polrestabes Semarang dengan Pemkot Kota Semarang, ada dua MoU yang di tanda tangani hari ini.

“Polrestabes Semarang menandatangani dua MoU, selain penanganan laka lantas terpadu bersama Pemkot Semarang, yaitu pemberian SIM D kepada Disabilitas yang lulus ujian SIM,” ujarnya.

Baca Juga :   Vaksinasi di 69 Titik di Semarang, 514 Vaksinator Disiapkan

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendar Prihadi, mengaku senang dengan adanya program SIM khusus untuk penyandang Difabel ini. Dikarenakan, hal ini sangat diinginkan mereka untuk memiliki SIM D dalam mengendarai kendaraaan mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral