oleh

TMII kembali Diambilalih oleh Kemensetneg

Mitrapost.com – Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kembali diambil alih oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

Pengambilalihan dilakukan dari Yayasan Harapan Kita yang merupakan organisasi yang milik keluarga Soeharto, Presiden RI ke-2 pada Rabu, 7 April 2021. Dengan melakukan Perbaikan Tata Kelola Aset Milik Negara TMII.

Baca Juga: Masuk Tiga Besar Se-Indonesia, Nelayan Pati Tangkap 50 Ribu Ton per Tahun

Perbaikan tata kelola TMII dilakukan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021, yang mengatur tentang penetapan penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kemensetneg.

Dalam press rilis yang dikeluarkan oleh Kemensetneg juga menyebutkan, hal tersebut menjadi tanda berakhirnya penguasaan dan pengelolaan TMII oleh Yayasan Harapan Kita.

Baca Juga: Penilaian Penghargaan Pembangunan se-Indonesia, Dewan Pati Sampaikan 4 Peranan

Kemensetneg juga berkomitmen untuk mengelola aset negara dengan baik, akuntabel, dan juga memberi manfaat bagi masyarakat, serta memberikan kontribusi kepada keuangan negara.

Berdasarkan catatan dari Kemensetneg, TMII telah dikelola oleh Yayasan Harapan Kita selama 44 tahun. Sejak berlakunya Keputusan Presiden Nomor 51 Tahun 1977, yang berisi tentang pengelolaan TMII diberikan kepada Yayasan Harapan Kita.

Baca Juga: Hore, Kota Semarang Bakal Punya Museum Sejarah Teknologi Imersif Pertama di Indonesia

Untuk mengelola TMII yang memiliki kawasan seluas 146,7 hektare dengan nilai sekitar Rp20 miliar, akan dibentuk Tim Transisi yang terdiri dari pejabat/ pegawai Kemensetneg, Kelompok kerja bidang aset, keuangan, dan hukum.

Tim Transisi memiliki tugas untuk menyiapkan dan mengawal pelaksanaan serah terima penguasaan dan pengelolaan TMII hingga terbentuk pengelola baru.

Baca Juga: Saudi Sudah Buka Umrah, Jemaah Indonesia Belum Tentu Boleh Ikut

Pratikno, menteri Sekretaris Negara juga mengungkapkan bahwa Kawasan TMII tetap menjadi pelestarian dan pengembangan budaya bangsa, sarana edukasi yang bermatra budaya nusantara dengan pengoptimalan menjadi cultural theme park dengan standar internasional.

Di masa transisi, Yayasan Harapan Kita wajib menyerahkan laporan pertanggungjawaban dan hasil pengelolaan. Serta serah terima penguasaan dan pengelolaan TMII. Dengan jangka waktu paling lambat 3 bulan sejak diterbitkan Perpres Nomor 19 Tahun 2021. (*)

Baca Juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Mila Candra

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Mitrapost.com

Komentar

Berita Terkait