oleh

Video : Terlambat Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua, Tak Pengaruhi Kekebalan Tubuh

Pati, Mitrapost.com – Pekan ini Pemerintah eksekutif hingga legislatif Kabupaten Pati, mengeluhkan kosongnya  stok vaksin Covid-19. Hal ini menyebabkan penundaan jadwal pada penyuntikan vaksin dosis kedua kepada masyarakat golongan rentan.

Lantas apa yang akan terjadi bila penyuntikan vaksin dosis kedua tertunda?

Bpkad Pati

Tak perlu khawatir, Joko Lesono Widodo, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kabupaten Pati mengatakan, keterlambatan suntik vaksin tak akan mempengaruhi turunnya kekebalan tubuh.

“Tidak ada pengaruh ke kekebalan tubuh,” ujar Joko kepada Mitrapost.com, Sabtu (31/7/21).

Keterlambatan vaksin dosis kedua juga tak membuat vaksinasi dosis pertama sia-sia, sehingga peserta tak perlu divaksin ulang.

Joko menambahkan, Normalnya jarak tenggang penyuntikan vaksin dosis pertama dan dosis kedua adalah 28 hari. Namun bila diperpanjang hingga 35 hari, menurut Kementerian Kesehatan masih aman.

Baca Juga :   Tepis Prediksi 10 Tahun Vaksinasi Covid-19, Percepatan Harus Dilakukan

Joko mengaku beberapa vaksinasi di Pati memang pernah mengalami keterlambatan suntik, kendati demikian tak sampai satu minggu.

“Kalaupun ada pengunduran misal dijadwalkan ada 28 hari untuk dosis kedua kok ternyata vaksin tidak ada kita Dinas masih diberi waktu 6 hari untuk mengusahakan. Dalam prakteknya, kita pernah mundur 2 hari di Trangkil,” terang joko.

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait