Bekasi, Mitrapost.com – Tiga pelaku pemerasan di wilayah Tambun Selatan ditangkap kepolisian Satreskrim Polres Metro Bekasi pada Kamis (12/8/2021) malam. Pelaku diketahui menggunakan modus mengaku sebagai oknum polisi untuk memeras dan merampas barang berharga korban.
Penangkapan yang dipimpin oleh Iptu Gede Bagus Ariska Sudana berlangsung pada pukul 21.30 WIB, di Jl Raya Pintu Utama Bumi Anggrek Desa Karang Satria Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi.
Kanit Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Rahmad Sujatmiko menuturkan, kronologi peristiwa itu, pelaku yang mengaku sebagai Polisi tersebut berjumlah enam orang.
Modus yang dilakukan yaitu dengan cara mencari para remaja yang sedang ‘nongkrong’ di pinggir jalan.
Para pelaku yang mendatangi korbannya menggunakan satu unit mobil Sigra warna silver yang selanjutnya dua pelaku turun.
Selanjutnya, pelaku yang juga membawa pistol mainan untuk menakut-nakuti para korbannya langsung menggeledah, korban yang sedang nongkrong dipinggir jalan.
“Mereka ini berjumlah enam orang, bawa pistol kalau kami cek itu adalah mainan. Mereka mengincar para remaja,” terang Kanit Reskrim Kompol Rahmad Jatmiko di Lobby Polres Metro Bekasi mengutip PMJ News, Jumat (13/08/2021).
Enam pelaku serta menuduh para korban membawa obat tramadol dan excimer. Setelah itu korban dimasukkan ke dalam mobil diikat kedua tangannya dengan lakban coklat, serta mata korban dilakban.
“Pelaku sempat menakut nakuti korban untuk dibawa ke Polsek, dan korban ketakutan. Karena takut, korban kemudian menyerahkan sepeda motor dan handphone korban,” sambung Kompol Rahmad Sujatmiko.
Satu orang pelaku langsung mengambil sepeda motor milik korban, empat orang pelaku mengikat tangan dan melakban korban didalam mobil yang kemudian korban diturunkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mangun Jaya Tambun Selatan.
Kompol Rahmad Sujatmiko menambahkan bahwa pelaku telah melakukan perbuatanya sebanyak tujuh kali antara lain, di wilayah Tambun, Sukawangi dan Cikarang Barat.
Barang bukti yang berhasil di sita satu korek api berbentuk pistol, (dua) unit handphone, satu STNK sepeda motor, (satu) Kunci Kontak, (dua) unit sepeda motor.
Kompol Rahmad Sujatmiko menerangkan tiga orang lainnya masih buron, dan sedang dalam pengejaran.
Pelaku terjerat Pasal 368 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan ancaman hukuman penjara kurungan 9 tahun penjara. (*)
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati
Redaksi Mitrapost.com