oleh

Pandemi, Warga Bajingjawa Peroleh Penghasilan dari Budidaya Jamur Tiram

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Rembang, Mitrapost.com – Situasi pandemi Covid-19 tak menyurutkan Seorang ibu di desa Bajingjawa kecamatan Sarang untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah. Meski hanya menggunakan garasi di rumahnya, namun berhasil membudidayakan jamur tiram dengan baik.

Bertempat di garasi rumahnya yang berada di jalan Kragan-Sarang Desa Bajing Jawa Kecamatan Sarang, namun tetap bisa eksis dengan membudidayakan jamur tiram, kendati kondisi ditengah pandemi Covid-19.

Sumiyati mengaku bahwa ia mulai membudidaya jamur pada awal virus Corona mulai mewabah di Indonesia. “Memulai budidaya jamur pada April 2020 atau saat virus corona mulai mewabah di Indonesia,” Paparnya kepada wartawan mitrapost. com (07/09/2021).

Untuk pemasaran, ia biasanya didatangi oleh para pengepul dan dijual di sekitar rumah maupun pasar yang terletak di desanya.

Baca Juga :   Persiapan Masjid Jami Lasem Sambut Iduladha di Masa PPKM Darurat

Sumiyati juga menambahkan dalam sekali panen dalam satu media tanam, dapat menghasilkan setengah kilogram hingga satu kilogram jamur.

“Sekali panen dalam satu baglog atau media tanam, jamur tiram yang dihasilkan rata rata setengah kilogram sampai satu kilogram, harga setengah kilo dihargai 8 ribu rupiah, untuk 1 kiligram seharga 15 ribu rupiah,” pungkasnya.

Namun budidaya jamur tiram ini membutuhkan kesabaran dan ketekunan, harus dengan perawatan dan disesuaikan dengan faktor cuaca dan suhu.

Semiyati mengaku dalam satu bulannya, meraup keuntungan bersih mencapai Rp1 juta perbulannya. (*)

Komentar