oleh

Pemerintah Sepakat Lestarikan Hutan Gunung Lasem

Rembang, Mitrapost.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menandatangani kerjasama pelestarian ekosistem penyangga Hutan Gunung Lasem. Pasalnya hutan tersebut memiliki banyak manfaat bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, Pondok Pesantren Nurul Mustofa, dan sejumlah pihak lainnya.

Dalam hal ini Ponpes Nurul Mustofa menjadi yang pertama pihak yang bekerja sama dalam hal pengelolaan hutan.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rembang, Fahruddin menyampaikan potensi sumber daya hutan sangat penting untuk dipertahankan keberadaannya. Perlu ada eksploitasi yang bijaksana dengan mempertahankan prinsip-prinsip kelestarian. Hal ini merupakan tanggungjawab bersama dalam mewujudkan tata kelola hutan yang baik.

“Kawasan Hutan Kebonharjo Meliputi 3 kabupaten, yaitu Tuban dengan luas lahan 3.054,44 Ha, Blora dengan luas lahan 1.589,08 Ha dan Rembang dengan luas lahan 13.088,08 Ha,” ujarnya kepada Mitrapost.com, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga :   Masa Jabatan Bupati Rembang Mendatang Hanya 3 Tahun

Ia menambahkan sebagian besar wilayah Gunung Lasem sendiri berada di Kecamatan Lasem, tetapi ada beberapa kecamatan yang juga berada di wilayah Gunung Lasem itu. Seperti Kecamatan Sluke, Kecamatan Sedan, Kecamatan Kragan, Kecamatan Pamotan, dan Kecamatan Pancur.

Puncak tertinggi dari Gunung Lasem adalah Puncak Argopuro yang berada di ketinggian 806 Meter Di atas Permukaan Laut (MDPL). Mayoritas flora di Gunung Lasem yaitu Segawe, Alpukat, Sukun, Johar, Sonokeling, Weru, Kemiri, dan Jaranan.

Selain itu, Fahruddin menyebutkan bahwa satwa yang ada mayoritas burung Trucukan, Ciblek, Kutilang, Kera Ekor Panjang, Sirtu, Perkutut dan Biawak. Dan juga ada informasi bahwa pada blok hutan Gunung Lasem dan sekitarnya terdapat indikasi keberadaan macan tutul (Panthera Pardus). Sehingga perlu mendapat perhatian dan ditindak lanjuti dengan pemasangan kamera trap.

Baca Juga :   Memasuki Tahun Ajaran Baru, Permintaan Seragam Sekolah Menurun

Pengasuh Ponpes Nurul Mustofa , Saifullah Abdullah, atau akrab disapa Gus Saiful menuturkan setelah adanya MoU ini, pihaknya akan menindaklanjuti terkait perlindungan satwa dan penghijauan di gunung Lasem ini. Sehingga hutan Lasem bisa benar- benar menjadi paru- paru di wilayah Lasem dan sekitarnya.

“Kita bersama santri nantinya ikut menjaga satwa, termasuk dalam hal penghijauannya. Agar disini bisa menjadi paru- paru pesisir pantai utara, ” ungkapnya.

Sebelum kegiatan yang dimulai di wilayah Ponpes Nurul Mustofa, Dirjen LH Wiratno berkesempatan bertemu Bupati Rembang H.Abdul Hafidz di Rumah Dinas Bupati. Disana Wiratno memberikan buku yang ditulisnya sebagai bentuk kesepakatan dalam mewujudkan kelestarian Hutan Gunung Lasem. (*)

Baca Juga :   Minimnya Sosialisasi Menjadi Kendala Distribusi Pupuk Subsidi

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait