oleh

3 Kecamatan di Pati Mulai Alami Kekeringan

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Tiga kecamatan di Kabupaten Pati mengalami kekeringan. Ketiga kecamatan itu yakni Pucakwangi, Tambakromo dan Jakenan.

Beberapa desa di kecamatan tersebut pun membutuhkan bantuan air bersih. Mulai akhir pekan lalu, desa itu mulai diberikan bantuan air bersih. Desa-desa tersebut diantaranya Desa Tanjungsekar (Pucakwangi), Desa Sinomwidodo (Tambakromo), dan Kedungmulya (Jakenan).

Desa Tanjungsekar diberikan bantuan air bersih 8.500 Liter. Bantuan itu pun diberikan sejumlah kelompok peduli bencana kekeringan di Pati. Selain itu desa ini juga mendapatkan bantuan 5 tangki air bersih dari Pemkab Pati.

Di sisi lain, Desa Sinomwidodo dan Desa Kedungmulya diberikan bantuan sebanyak tiga tangki air bersih dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

Baca Juga :   Kabupaten Pati Masuk Level 2, Bupati Imbau Warga Jangan Terlalu Euforia

“Itu 7-8 Oktober pemberian bantuannya. Sampai hari ini belum ada permintaan bantuan lain dari Kades,” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati Martinus Budi Prasetya dikonfirmasi kemarin.

Sementara itu, kelompok Ketua Koordinator Koalisi Pemuda Peduli (KP3) Kabupaten Pati Djunaedi menambahkan, adanya kegiatan droping air bersih di Desa Tanjungsari dikarenakan desa tersebut setiap tahunya alami kekeringan. Oleh sebab itu, perlu adanya bantuan air bersih.

“Ada berbagai macam kegiatan sosial yang kami lakukan. Namun, saat ini hanya difokuskan untuk kegiatan sosial memberi bantuan air. Karena bulan ini banyak desa yang mengalami kekeringan,” tambahnya.

Dengan adanya bantuan air bersih tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat setempat. Baik untuk kegiatan mandi cuci kakus (MCK) serta persediaan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :   Rashdul Kiblat, Hari Ini dan Besok Bisa Cek Arah Kiblat

Kepala Desa Tanjungsari Iriyanto pun ikut berkomentar. Di beberapa dukuh Desa Tanjungsari, tidak memiliki sumber mata air. Selain itu, pihak pemerintah desa telah berusaha untuk menanggulangi kekeringan dengan cara memberikan salah satu bantuan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas)di Dukuh Sekar Bangan.

“Dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu. Harapannya, semoga bantuan yang telah diberikan mendapat limpahan rahmat dari Allah. Serta semoga dalam melaksanakan kegiatan sosial diberikan kelancaran,” pungkasnya. (*)

Komentar