oleh

Polri Bebaskan Masyarakat Berekspresi Lewat Lomba Mural

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Jakarta, Mitrapost.com – Demi memberi ruang bebas berekspresi bagi masyarakat, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengadakan ajang lomba mural. Pada pelaksanaannya, Polri membebaskan peserta lomba mural mengemukakan semua bentuk pandangan dan ekspresinya, bahkan kritik.

Hal ini dipertegas Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan resminya. Ia mempersilahkan peserta lomba membuat karya mural dengan tema kritik maupun masukan yang ditujukan kepada Kops Bhayangkara.

“Para peserta lomba mural nanti boleh menghasilkan karya seni berupa kritikan ke Polri baik itu positif maupun negatif, tidak ada masalah,” ujarnya, Kamis (20/10/2021).

Ajang perlombaan tersebut dikemas dalam perayaan Piala Kapolri 2021. Dengan adanya lomba tersebut, Kapolri menerangkan bahwa kepolisian bukan lembaga antikritik. Sehingga pihaknya menjamin terbukanya hak berdemokrasi bagi kalangan masyarakat.

Baca Juga :   Hari Jadi ke-75 TNI, Kodim Pati Kebanjiran Ucapan

Nantinya penyelenggara akan memberikan hadiah bagi pemenang senilai Rp 90 juta. Lomba ini diumumkan setelah beberapa waktu sebelumnya marak penghapusan mural bernuansa kritik terhadap rezim hingga perburuan para pembuatnya oleh aparat.

Hadiah akan terbagi Rp 30 juta untuk juara 1, Rp15 juta bagi juara 2, Rp10 juta bagi juara 3, serta masing-masing Rp5 juta untuk tujuh peserta favorit.

Lomba itu mengusung tema Peran Generasi Muda untuk Berkreasi dalam Menyampaikan Informasi yang Positif di Masa Pandemi Covid-19.

Seleksi dilakukan pada 18-20 Oktober 2021. Nantinya, satu dari lima peserta terbaik di setiap Polda akan berpartisipasi pada tingkat nasional atau Mabes Polri di Jakarta.

Baca Juga :   9 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Senjata dengan Polri

Selanjutnya, peserta yang terpilih akan menggambar langsung secara serentak di tingkat nasional pada 30 Oktober 2021.

Peserta wajib mencantumkan nama ketua dan anggota, serta mengumpulkan sebelum batas waktu yang ditentukan pada situs www.tribratanews.polri.go.id.

Beberapa persyaratan, yakni memiliki karya yang sesuai dengan sub-tema, mengirimkan konsep mural dalam format PDF serta dimuat dalam satu ukuran maksimal 2500 pixel, rasio media adalah 2.44m x 3.66m, karya harus orisinal dan belum pernah dipublikasikan.

Kapolri mengatakan, semangat Polri telah mendorong gagasan Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi) diusungnya begitu menjabat sebagai Kapolri.

“Polri tidak akan pernah antikritik. Semua masukan yang sifatnya membangun akan kita tampung, untuk dijadikan bahan introspeksi agar menjadi semakin baik ke depannya,” ujarnya.

Baca Juga :   Firman Soebagyo Pertanyakan Kebijakan Impor Beras 500.000 Ton

Semangat dalam gagasan tersebut bertujuan untuk mewujudkan polisi yang tegas dan humanis.

“Karena itu, segala kritik dan masukan yang ada, akan dijadikan bahan evaluasi untuk Polri jauh lebih profesional dan baik lagi,” pungkas mantan Kabareskrim yang juga pernah menjadi ajudan Presiden RI Joko Widodo tersebut. (*)

 

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul “Listyo Sigit: Lomba Mural Piala Kapolri Boleh Kritik Polri”.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar