oleh

Magelang Hadirkan Inovasi Kerupuk dari Telur Asin

Magelang, Mitrapost.com – Kabupaten Magelang menghadirkan sebuah inovasi kerupuk yang tak seperti biasanya, dimana kerupuk tersebut terbuat dari telur asin.

Salah satu pembuat kerupuk telur asin ini adalah Anastasya Luri (46), warga Jalan Pakis Teji, Japunan Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang. Ia baru membuka usaha kerupuk telur asin ini pada Februari 2021. Namun, dua tahun sebelumnya sudah memproduksi di Jawa Timur.

“Sebelumnya saya sudah memproduksi di Jawa Timur. Setelah pindah ke Magelang, saya teruskan usaha ini karena sudah mendapat pasar di sana,” ujar Luri saat ditemui di rumahnya, Selasa (23/11).

Luri mengaku, tertarik membuat usaha kerupuk telur asin karena kesukaannya dengan telur dari unggas bebek ini.

Baca Juga :   Coba-coba Tanam Ganja, Dua Pemuda Dibekuk Polisi

“Nggak tahu juga kenapa setiap melihat telur asin, pengennya dibikin kerupuk,” katanya.

Layaknya membuat kerupuk pada umumnya, ia menggunakan bahan tepung beras dan tapioka, kemudian dicampur dengan telur asin disertai ulekan bawang. Telur asin dipisahkan antara yang putih dan kuning. Telur asin yang digunakan juga harus benar-benar yang kuningnya masir.

“Jadi harus teliti nih, kalau tidak masir akan berpengaruh pada hasil jadinya,” lanjutnya.

Adonan yang sudah dicampuri telur asin putih diratakan, kemudian yang kuning juga, setelah itu ditumpuk dan digulung dibikin seperti lontong. Setelah itu dikukus, kemudian diangin-anginkan semalaman. Keesokan harinya baru diiris-iris menggunakan pisau pesanan khusus.

Kemudian dilakukan proses penjemuran. Tempat untuk menjemur menggunakan kotak-kotak kawat jaring agar tidak mudah berjamur, dan lebih cepat keringnya.

Baca Juga :   News Grafis : Hujan Abu Merapi, Harga Jual Tembakau Anjlok

Luri mengaku, kerupuk telur asin buatannya langsung diterima konsumen. Setiap hari, ia membuat adonan kerupuk antara 10-15 kg. Untuk membuatnya, ia dibantu dua orang tetangga.

“Yang paling banyak pasar dari Jawa Timur karena sudah lebih dulu ada,” katanya.

Adapun harga kerupuk ini berkisar Rp15.000 hingga Rp20.000 per 100 gramnya. (*)

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Komentar

Berita Terkait