oleh

Demi Cegah Peredaran Rokok Ilegal, Diskominfo Sosialisasikan Penegakkan Hukum Cukai

Pati, Mitrapost.com – Demi tingkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pendapatan negara melalui cukai, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati bersama Perangkat Kecamatan adakan Sosialisasi Penegakan Hukum Pemberantasan Cukai Rokok Ilegal.

Acara tersebut diadakan pada Rabu (24/11/2021) dengan peserta 2 (dua) orang perwakilan di tiap Kecamatan Pati Utara.

Dalam acara tersebut menghadirkan narasumber dari Kantor Bea Cukai Kudus, perwakilan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta perwakilan dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

Acara dibuka oleh Kepala Diskominfo, yang diwakili Kepala Bidang IKP, Endah Murwaningrum. Endah menekankan bahwa ‘Gempur Rokok Ilegal’ perlu disosialisasikan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap ketentuan di bidang cukai, khususnya rokok ilegal.

Baca Juga :   Tak Semua Murid Bisa Terima Materi Internet, PTM Jadi Harapan SLB

Dengan harapan peredaran rokok ilegal bisa menurun, dan suatu hari bisa hilang sama sekali. Karena menyangkut potensi pendapatan negara yang sangat besar sebagai hasil non pajak.

Kemudian, forum dipersilakan kepada narasumber untuk menyampaikan materi sosialisasi. Pihak Kantor Bea Cukai Kudus melalui Didit Ghofar menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut berguna untuk memberikan pelayananan kesehatan kepada masyarakat yang berisiko kena dampak dari bahaya rokok illegal.

“Atas prinsip keadilan dan keseimbangan, Cukai diberlakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terkena dampak. Dan, selama ini di Pati hanya ada peredarannya saja, tidak ada yang memproduksi, seperti Jepara yang banyak ditemukan produksi rokok illegal,” ujarnya.

Baca Juga :   Sungai Simo Dipenuhi Tanaman Enceng Gondok, Ini Permintaan Warga

Selanjutnya, narasumber dari Satpol PP, Djuharianto menyajikan tentang Barang Bukti (BB) hasil kegiatan operasi pasar (penegakan hukum) sejak Februari sampai dengan September 2021.

Ia menyebut pihaknya menemukan 110.000 batang lebih. Menyebar di wilayah Kabupaten Pati di 21 kecamatan.

“Kami menemukan 110.000 batang rokok illegal yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Pati,” imbuhnya.

Lebih lanjut, narasumber dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Fitria menuturkan tentang Tempat Kawasan Tanpa Rokok. Ia menyebut terdapat Tempat Kawasan Tanpa Rokok di Pati, yaitu di tempat fasilitas kesehatan, belajar mengajar, tempat bermain, beribadah dan angkutan umum sehingga perokok dilarang merokok di tempat yang sudah ditentukan sebagai Kawasan Tanpa Rokok.

Baca Juga :   PPKM Dilonggarkan, Grup Musik Islami Mulai Dapat Tawaran Bulan Ini

“Sehingga tidak ada perokok yang ada di kawasan tersebut,” ujarnya.

Peserta sangat antusias dengan sosialisasi ini. Mereka bangga telah dilibatkan sebagai garda terdepan di wilayah masing-masing untuk menyosialisasikan dan mempublikasikan ‘Gempur Rokok Ilegal’.

Acara ditutup dengan tanya jawab serta pembagian doorprize dari Kantor Bea Cukai Kudus. (*)

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com . Mari bergabung di Grup Telegram "Mitrapostcom_Official", caranya klik link https://t.me/Mitrapostcom_Official, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar

Berita Terkait