oleh

Penghuni LI Pati Dapat Tawaran Bisnis Peternakan

Pati, Mitrapost.com– Bupati Pati Haryanto bersama Wakil Bupati Saiful Arifin menghadiri rapat koordinasi Penanganan Lokalisasi Lorok Indah (LI) di Margorejo.

Sejumlah agenda penting dibahas dalam Rakor yang dilaksanakan di Aula Sarja Arya Racana Polres Pati tersebut.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekda Pati, Wakil Ketua DPRD, Kapolres Pati, Dandim Pati, Kajari Pati, Ketua Pengadilan Negeri Pati, Kepala Satpol PP Pati,  Ketua MUI Pati, Ketua NU Pati, Ketua Muhammadiyah Pati, Ketua FKUB Pati, serta tokoh agama dan pemilik bangunan di kawasan Lorok Indah Margorejo Pati.

Pada rakor kali ini, Haryanto menyebut peringatan ketiga sudah bersifat final dan tidak bisa ditoleransi lagi. Sehingga keputusan-keputusan yang ada harus dipatuhi.

Baca Juga :   Lapas Pati Akan Buka Lagi Kunjungan Tatap Muka dengan Jumlah Terbatas

Bupati Pati tersebut mengatakan bahwa batas waktu peringatan ketiga ini berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 mendatang. Untuk itulah dirinya mengundang sejumlah pemilik bangunan yang ada di kawasan LI tersebut.

“Tadi sudah diberi solusi dan keluhannya ditampung oleh Pak Wakil. Yang mau laundry dan memang usahanya laundry tidak usah “tinggal” disana, nanti dikasih order 50 persen dari hotel. Kemudian yang mau beralih usaha peternakan, jamur, beliau ini pak wakil juga mau mengakomodir. Berarti kita kan sudah ngga ada persoalan. Tapi kalau masih mempertahankan usaha prostitusi di sana, karaoke di sana, salon di sana, kuliner dan lain-lain di sana, memang tidak bisa. Justru nanti saya yang melanggar”, tegas Bupati.

Baca Juga :   New Normal di Destinasi Wisata Belum Diuji Coba

Oleh karena itu, Haryanto menegaskan jika kawasan Lorok Indah tersebut memang tidak bisa digunakan untuk kegiatan lainnya. Mengingat kawasan tersebut adalah sebagai lahan hijau pertanian berkelanjutan.

“Justru saya nanti yang melanggar, karena apa, karena itu adalah lahan hijau berkelanjutan. Tapi jika memang lahan itu dipakai untuk perumahan atau industri ya tinggal saya suruh ngurus ijinnya saja. Tapi karena ini berkaitan dengan Undang-Undang ya saya nggak berani”, tegasnya.

Hal senada juga diucapkan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin. Dirinya menyebut jika pembahasan masalah Lorok Indah sudah pada tahap peringatan ke-3.

Safin mengatakan, dirinya siap membantu warga Lorok Indah yang ingin membuka usaha peternakan, laundry dan usaha lainya, dengan syarat tidak lagi tinggal di kawasan LI.

Baca Juga :   Terbongkarnya Pemanfaatan Raup Untung dari Tes PCR

“Tadi sudah saya berikan solusi, nanti saya kasih order 50 persen laundry  dari hotel sesuai spek yang ada nanti kita berikan ke dia. Itu kan salah satu solusi terbaiklah menurut saya. Kemudian kalau ada yang mau berwirausaha di bidang peternakan dan jamur, ya akan kita bantu”, tutur Saiful Arifin. (*)

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Komentar

Berita Terkait