oleh

PMI Rembang Akan Adakan Vaksinasi Dosis Pertama dan Kedua

Rembang, Mitrapost.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang akan mengadakan vaksinasi pada Sabtu (11/12/2021) minggu depan. Adapun layanan vaksinasi yang diberikan adalah untuk dosis pertama dan kedua.

Upaya ini merupakan langkah PMI untuk mendukung program percepatan vaksinasi pemerintah kabupaten Rembang.

Vaksinasi tersebut akan berlangsung di gedung kantor PMI yang beralamat di Jl. Diponegoro Nomor 99, Rembang. Masyarakat bisa mendatangi kantor untuk vaksinasi mulai pukul 08.00 WIB.

Vaksinasi ini diperuntukkan bagi masyarakat dengan KTP Rembang mulai usia 12 tahun ke atas. Bagi anak-anak yang belum mempunyai KTP, bisa membawa Kartu Keluarga. Sementara untuk masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi dosis kedua, cukup membawa surat keterangan vaksin pertama.

Baca Juga :   Bupati Rembang, Abdul Hafidz Bantah Intimidasi E-Warung

“Nanti vaksinnya untuk dosis pertama dan kedua, untuk seluruh masyarakat Rembang dibuktikan denga KTP atau KK. Bagi yang sudah vaksin, cukup membawa surat vaksin pertama saja,”kata Ervin Nur Cahyanti, Humas Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela.

Sementara itu, PMI Kabupaten Rembang buka setiap hari dari Senin-Jumat untuk melayani para pendonor yang ingin mendonorkan darahnya secara sukarela. Masyarakat yang sudah pernah mendonorkan darahnya diharapkan dapat secara rutin untuk melakukan donor darah setiap 2,5bulan sekali.

Donor darah dinilai sangat bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang lain. Kegiatan sosial ini hendaknya dilakukan oleh masyarakat yang mampu, dilihat dari berat badan ideal, tensi, maupun HB.

Baca Juga :   Warga Pasang Rambu dari Karung untuk Kurangi Kecelakaan

“Hb orang yang bisa donor normalnya 12,5. Berat badan ideal. Dan tensi normal,” kata Ervin.

Ervin berharap, kegiatan sosial meskipun kecil tetapi jika bermanfaat untuk banyak orang, harus dicoba, seperti halnya donor darah. Apalagi dengan donor darah, masyarakat jadi mengetahui apa yang kurang dan perlu ditambah dalam menjaga kesehatannya.

“Dengan donor kita jadi tahu kalau misalnya kita kurang makan sayur hijau, buah-buahan atau daging. Karena tensi, Hb, dan berat badan dicek. Petugas nanti juga akan mengarahkan kita harus mengkonsumsi apa saja untuk kesehatan kita,” ungkap Ervin kepada mitrapost.com. (*)

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Komentar

Berita Terkait