oleh

Dewan Minta Solusi Terkait BPJS BPI Non Aktif Mendadak

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muntamah menyoroti banyaknya aduan warga Pati  terkait pelayanan BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) bagi warga yang kurang mampu.

Ia mengamati banyak kasus di masyarakat khususnya kartu BPJS PBI yang tidak aktif secara tiba-tiba saat akan digunakan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Padahal untuk kembali mengaktifkan fitur BPS PBI setidaknya diperlukan waktu dua minggu atau lebih. Di sisi lain pasien harus cepat mendapatkan pelayanan di rumah sakit.

”Warga yang miskin ini keterbatasan akses. Seharusnya, pihak BPJS Kesehatan memberitahu jika kepesertaannya dinonaktifkan. Bisa melalui notifikasi ataupun sosialisasi,” papar anggota Dewan dan Politisi di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Baca Juga :   BPJS Kesehatan Gelar Anugerah Jurnalis 2020

Tidak adanya notifikasi penonaktifan kartu menurut Muntamah adalah hal fatal dan menyalahi Hak Asasi Manusia (HAM) karena membahayakan nyawa pasien. Pelayanan pertama bagi pasien adalah hal yang krusial dan mempengaruhi keselamatan nyawa pasien.

Pasalnya Rumah sakit tidak akan melayani pasien kurang mampu jika kartu BPJS nya tidak aktif.

”Akan tetapi masih ada jeda waktu hingga 14 hari baru bisa digunakan. Lah ini bagaimana? Nanti terlanjur meninggal. Seharusnya ada solusinya,” imbuh Muntamah.

Oleh karenanya, Anggota Fraksi PKB DPRD itu menginginkan  pihak BPJS atau pun dinas  terkait agar mencarikan solusi atas permasalahan ini.  Solusi dalam hal ini adalah memberikan pemberitahuan  kepada para pemilik kartu PBI melalui surat  maupun notifikasi perangkat telepon jika kartunya hendak dinonaktifkan.

Baca Juga :   Peserta BPJS Kesehatan di Pati Naik Signifikan Tahun Ini

”Undang-undang kan berbunyi fakir miskin dipelihara negara. Semisal tak terlayani ini zalim negara. Harapan kami ada solusi kebijakan. Ada anggaran yang menangani saat terjadi emergency. Mungkin kedepan harusnya seperti itu,” pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar