oleh

Modus Penipuan, Masyarakat Diimbau Selektif Beli Minyak Goreng di Media Sosial

Mitrapost.com – Adanya kelangkaan minyak goreng ternyata menjadi kesempatan bagi pihak yang tidak bertanggungjawab.

Salah satunya adalah dengan penjualan minyak goreng melalui media sosial, yang digunakan sebagai modus penipuan.

Oleh karenanya, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengimbau masyarakat untuk selektif ketika membeli minyak goreng di media sosial.

“Hati-hati, itu (penjualan melalui daring) bisa saja modus penipuan. Jadi harus selektif, jangan asal beli,” jelas Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol. I Gusti Putu Gede Ekawana, Kamis (11/3/2022).

Dalam menangani kasus ini, pihak kepolisian pun menggunakan fungsi siber, untuk menyelidiki adanya modus tersebut.

Bahkan terdapat sejumlah penjual di media sosial, yang sudah masuk dalam pantauan pihak kepolisian.

Baca Juga :   Video : Mulai Tahun Depan, Minyak Goreng Curah Dilarang Diperjualbelikan\

“Kita telusuri modus-modus itu,” jelas Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB.

Sedangkan Kepala Sub Bidang Industri, Perdagangan, dan Investasi (Indagsi) Ditreskrimsus Polda NTB Kombes Pol. Gede Harimbawa turut memastikan bahwa pihaknya terus memantau stok dan harga minyak goreng di lapangan.

Pemantauan dilakukan bersama Satuan Tugas Pangan NTB, rantai penjualan mulai dari distributor besar sampai ke pedagang eceran di kalangan ritel modern maupun pasar tradisional. Upaya pencegahan penimbunan maupun permainan harga, turut menjadi perhatian tim satgas pangan.

“Sejauh ini belum ada yang kita temukan melakukan penimbunan. Melainkan stok minyak goreng yang masuk ke NTB saat ini memang terbatas. Kurang dari sebelumnya,” jelas Kepala Sub Bidang (Indagsi) Ditreskrimsus Polda NTB.

Baca Juga :   Hadiri Pengukuhan PBNU Balikpapan, Jokowi Apresiasi Kiprah NU dalam Menjaga NKRI

Meskipun terbatas, Kepala Sub Bidang (Indagsi) Ditreskrimsus Polda NTB memastikan stok yang ada saat ini masih bisa menopang kebutuhan masyarakat NTB.

Terkait harga, pihaknya masih menemukan harga jual di atas ketetapan pemerintah, yakni Rp14.000 per liter untuk kemasan dan minyak goreng curah seharga Rp11.500.

“Tetapi itu tidak masalah karena masih bisa dijangkau masyarakat, kenaikannya sekitar Rp1.000 per liter,” jelas Kepala Sub Bidang (Indagsi) Ditreskrimsus Polda NTB. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral