Rembang, Mitrapost.com – Situasi penularan virus Covid-19 di Kabupaten Rembang cukup terkendali, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang memastikan Kabupaten Rembang dinyatakan aman untuk jalur mudik 2022.
Meskipun Kabupaten Rembang masih berada di Level 2 PPKM, akan tetapi kondisi penularan kasus Covid-19 di Rembang dinilai cukup aman. Dengan demikian, Rembang siap terima arus pemudik dari arah Barat menuju Timur pulau Jawa maupun sebaliknya.
dr Ali Syofi’i selaku Kepala DKK mengatakan, per hari ini, Senin (04/04/2022), menyebut jumlah pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit sebanyak tiga orang. Kurva penurunan covid-19 di Rembang terus menurun dari waktu sebelumnya.
“Kami mengajak semua pihak agar vaksinasi bisa ditingkatkan, agar kesadaran masyarakat bisa melakukan vaksinasi,” tegasnya.
Sementara itu, untuk menyambut persiapan mudik lebaran di bulan Mei 2022 nanti, DKK Rembang akan bekerja sama dengan berbagai pihak dari lintas sektor demi memastikan keamanan di Kabupaten Rembang.
Hal ini dikarenakan, Kabupaten Rembang merupakan salah satu daerah yang diprediksi menjadi lalu lintas padat pemudik, mengingat Rembang dilalui oleh jalan Pantura di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Salah satu upaya untuk menyambut pemudik yang akan pulang ke kampung halamannya yakni dengan membangun pos pelayanan di titik-titik yang telah ditentukan.
dr Ali mengatakan, pihaknya telah menyiapkan petugas kesehatan yang akan siaga di pos pengamanan maupun pos pelayanan lebaran nanti.
“Kita akan berpartisipasi dalam pos-pos pengamanan yang tersebar di beberapa titik, kita akan menyiagakan tim kesehatan,” terangnya.
dr Ali mengingatkan kepada para calon pemudik yang akan pulang ke kampung halaman nanti, agar menaati protokol kesehatan serta mematuhi aturan mudik yang telah ditentukan oleh pemerintah.
Vaksin booster atau dosis ketiga merupakan syarat utama bagi para pemudik yang akan melintasi kota, provinsi bahkan pulau demi menyambut lebaran di tanah kelahiran masing-masing.






