oleh

Ganjar Resmikan Status SLB Negeri 1 Demak

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Demak, Mitrapost.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan status SLB Yaspenlub menjadi SLB Negeri 1 Demak pada Jumat (13/5/2022).

Sekolah yang berdiri sejak 1976 ini telah mendidik ratusan siswa berkebutuhan khusus agar memiliki kemandirian.

Kedatangan Ganjar pun disambut dengan sukacita siswa siswi SLB. Salah satunya adalah Anindhya (8) murid SLB Negeri 1 Demak.

Dihadapan Ganjar, gadis yang biasa disapa Anin itu membaca Al Fatihah dan unjuk kebolehan bernyanyi. Karena keberaniannya, siswi yang mengalami disabilitas daksa dan grahita itu, dihadiahi sebuah telepon pintar.

Anin pun merasa senang menerima hadiah dari Ganjar tersebut.

“Seneng, nanti dibuat lihat Youtube,” ujar siswi kelas dua tersebut, Jumat (13/5/2022).

Tak lupa, Ganjar juga memberikan apresiasi kepada Yayasan Pendidikan Luar Biasa (Yaspenlub), yang telah senantiasa mendidik para anak berkebutuhan khusus yang ada di kabupaten Demak.

Baca Juga :   6 Ribu Liter Minyak Goreng Curah Disiapkan Untuk Pedagang di Demak

“Dari tahun 1980-an ketika pesertanya didik hanya enam (orang), para pejuang SLB di sini punya semangat yang hebat, karena ada stigmatisasi, terjadi olok-olok di tengah masyarakat,” sebutnya.

Dijelaskan, Pemprov Jateng berupaya untuk mengambil alih manajemen sekolah, agar dapat memaksimalkan dukungan terhadap pendidikan anak-anak itu.

“Maka hari ini kita ambil alih, kita negerikan. Tanahnya akan dibantu oleh Bu Bupati diserahkan pada kita, insyaallah kita akan bangun, syukur-syukur tanah di sebelah juga bisa agar lebih bagus,” tuturnya.

Tidak hanya dari kalangan murid, rasa sukacita juga terpancar dari para orang tua siswa. Dengan di bawah naungan Pemprov Jateng, diharapkan agar anak berkebutuhan khusus, bisa lebih mendapatkan perhatian dan bisa mencapai kemandirian.

Baca Juga :   Ramadan, Kegiatan Keagamaan di Masjid Agung Demak Terbuka Untuk Umum

Hal tersebut diungkapkan oleh Tuti Ariyanti orang tua anak berkebutuhan khusus di depan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat meresmikan pergantian status sekolah. Ia menyebut, sekolahan itu membimbing anaknya menjadi mandiri.

Harapan serupa diungkapkan Juyamin. Di depan Ganjar ia mengaku terharu sekolah tempat anaknya menimba ilmu, bersalin status. Ia menyebut, hal ini sebagai pemenuhan janji Ganjar, saat menyambangi Demak beberapa waktu silam.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Uswatun Hasanah menyampaikan, pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemkab Demak terkait aset tanah. Setelah rampung, pihaknya akan memberikan bantuan pembangunan sekolah tersebut.

Selain pembangunan fisik, kata Uswatun, perlu analisis terkait jumlah murid. Hal itu, berpengaruh pula pada analisis kebutuhan ruang belajar yang nantinya digunakan. Tidak hanya ruang kelas, analisis mutlak dilakukan untuk ruang kreativitas. Hal ini penting, karena siswa siswi SLB membutuhkan keterampilan guna hidup mandiri.

Baca Juga :   Stok Gabah Bulog Demak Melimpah dari Petani Lokal

Uswatun menambahkan, perhatian kepada sekolah luar biasa, tidak hanya dilakukan untuk SLB di Demak.

“Yang jelas kemandirian untuk semua. Kita prioritaskan peralihan status dari pemkab/ pemkot ke provinsi. Ada banyak yang belum masuk ke kita untuk proses hibahnya,” tandas Uswatun. (*)

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar