oleh

DLH Pati Rencanakan Penambahan Bank Sampah di Semua Kawasan Wisata

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati dalam programnya, telah membuat 180 bank sampah di Kabupaten Pati pada tahun 2021. Ke depannya, pada tahun 2022 DLH merencanakan akan membuat atau mencanangkan bank sampah untuk semua kawasan wisata di Kabupaten Pati.

Menurut pemaparan Kepala Dinas (Kadin) DLH Pati, Tulus Budiharjo. Tahun ini program tersebut akan segera direalisasikan dengan menambah jumlah bank sampah di kawasan wisata. Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Dinporapar Kabupaten Pati, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di seluruh kawasan wisata Kabupaten Pati.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinporapar Pati, nanti akan bekerja sama dengan Pokdarwis, kalau tidak ada halangan, tahun ini akan terealisasi penambahan bank sampah untuk kawasan wisata di seluruh Kabupaten Pati, ” ucap Tulus saat dihubungi Mitrapost.com, Rabu (18/5/2022).

Baca Juga :   Rachel Vennya Pasrah Jika Ditetapkan Tersangka

“Untuk program tersebut masih dalam proses, rencananya akan dibangun beberapa bank sampah dulu di kawasan wisata, serta titiknya juga belum ditentukan nanti menunggu pematangan program kerjanya,” sambungnya.

Akan tetapi, Tulus Budiharjo berpendapat bahwa jumlah bank sampah DLH ada 182 titik dan jumlah ini diklaim tersebar di Kabupaten Pati.

“Jumlah bank sampah kita ada 182 yang tersebar di Pati. Kita mencoba mengurangi sampah dari sumbernya yang ada di desa-desa. Kemudian kita juga punya bank sampah induk, bertujuan sebagai tempat pengumpulan sampah dari unit-unit,” ungkapnya.

Lebih lanjut, menurut identifikasi dari DLH Pati, sampah yang mendominasi kawasan wisata adalah bungkus makan dan minuman kemasan yang berpotensi menghasilkan ekonomi jika diolah kembali.

Baca Juga :   Perampokan Bank oleh Kepala HRD, CIMB Niaga Angkat Bicara

“Di kawasan wisata, kebanyakan adalah sampah kemasan makanan dan minuman, jadi bisa masuk ke bank sampah semuanya, sehingga hal tersebut bisa dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi,” jelasnya.

Menurut DLH, saat ini kawasan wisata di Kabupaten Pati yang mempunyai bank sampah yaitu obyek wisata Gua Pancur Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, dan ini akan dikebangkan kedepannya.

Selain itu, obyek wisata yang bertemakan outdoor dan alam akan lebih berpotensi menghasilkan sampah.

“Karena kita wisatanya alam, jadi areanya cukup luas, sehingga sampah menjadi masalah tersendiri jika tidak diatasi,” tandasnya. (*)

Komentar